3 Strategi Pelindo Tingkatkan Produktivitas Pelabuhan

0
334
ilustrasi pelabuhan (okezone.com)
ilustrasi pelabuhan (okezone.com)

Bogor – (suaracargo.com)

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) R.J. Lino memaparkan tiga strategi untuk meningkatkan kinerja sektor pelabuhan, maritim, dan logistik di Tanah Air.

Di sela-sela peresmian IPC Corporate University oleh Presiden Jokowi, Selasa (5/5), Lino menuturkan bahwa salah satu faktor utama rendahnya produktivitas di pelabuhan adalah operasional alat bongkar muat kontainer yang belum dioptimalkan fungsinya.

Di Indonesia, kecepatan bongkar muat kontainer masih sekitar 10 boks per jam, padahal kemampuan crane sebenarnya bisa mencapai 25-30 boks per jam. “Untuk meningkatkan ini diperlukan effort yang besar karena berkaitan dengan orang bukan mesin,” ujar Lino, seperti dilansir maritimedia.com.

Faktor kedua, menurut Lino, shipping network kalau diubah dari point to point saat ini menjadi hub, seperti konsep tol laut dapat menekan biaya hampir 50%. Sedangkan faktor ketiga, lanjut Lino, adalah tingginya harga bahan bakar minyak yang harus dibayar oleh perusahaan pelayaran dalam negeri.

Menurut Lino, harga BBM yang dibayar perusahaan dalam negeri 98% lebih tinggi dibandingkan pelaku pelayaran Singapura. BBM Pertamina dipatok US$589/ton, sedangkan di Singapura harganya US$297/ton. “BBM ini 60% dari total biaya,” jelasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here