0
433
Suasana aktvitas bongkar muat di Terminal Laut Teluk Lamong, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/5). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ed/mes/15

Surabaya – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak membangun sentra khusus PKL (Pedagang Kaki Lima) agar pelabuhan tampak bersih, rapi dan nyaman. Pembangunan itu bertujuan agar eco green port and clean sea dapat diterapkan, utamanya di Pelabuhan Tanjung Perak.

Sebelumnya, Pelindo III telah melakukan Tibum (Penertiban Umum) bangunan-bangunan liar, termasuk juga pedagang liar atau PKL yang berjualan di area Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Kini, Pelindo III telah membangun sentra khusus PKL bertempat di sisi Jl Kalianget. Namun, untuk saat ini, tempat tersebut masih bersifat sementara. Tempat itu bisa digunakan sambil menunggu pembangunan sentra PKL di Jl Kalianget selesai pengerjaannya.

General Manager Pelindo III Tanjung Perak, Eko Harijadi Budijanto pada Senin (16/11) telah melakukan peresminan awal Sentra PKL (Pedagang Kaki Lima) Kalianget bertempat di Jl. Kalianget, yang dihadiri oleh 20 orang PKL, para undangan dari Otoritas Pelabuhan, Koterm, dan para pejabat.

Dalam sambutannya, Eko Harijadi Budijanto menyampaikan bahwa tujuan dari program ini adalah agar pelabuhan tampak bersih, rapi dan nyaman, sehingga eco green port and clean sea dapat diterapkan utamanya di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Pesan saya kepada para PKL untuk dapat tetap memperhatikan kebersihan dan ketertiban di area penjualan, sehingga Pelindo III dan para PKL dapat terus mendukung dalam mewujudkan pelabuhan yang Hijau dan Bersih”, ungkap Eko, seperti dilansir maritimedia.com.

Pada momen peresmian awal tersebut, Pelindo III memberikan 20 unit gerobak kepada 20 orang PKL, dan juga telah menentukan pengelola sentra PKL tersebut. ’’Pengelola sekaligus pembina dari sentra PKL tersebut adalah Kepala Terminal Perbekalan dan Angkutan II TNI AD, Letkol Kahardi,’’ ujar pria penyuka olah raga golf ini.

Sementara itu, Letkol Kahardi yang ditunjuk sebagai pengelola sentra PKL dalam kesempatan tersebut menyampaikan tata tertib apa saja yang harus diperhatikan oleh para PKL selama mereka menempati tempat jualan tersebut, yakni salah satunya tertib dalam menjaga kebersihan lingkungan serta disiplin dalam jam operasional yakni buka pukul 07.00 WIB dan tutup pada pukul 17.00 WIB.

Kahumas Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Oscar Yogi Yustiano, juga menyampaikan bahwa nantinya para PKL ini juga berkewajiban untuk membayar iuran yang pembayarannya akan dilakukan setiap minggunya melalui transfer bank. “Iurannya sangat terjangkau sehingga tidak membebani para PKL dan dapat menunjang pengembangan bisnis para PKL,’’ jelasnya.

Pria yang akrab dipanggil Yogi ini menambahkan kalau kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk CSR (Corporate Social Responsibility) Pelindo III terhadap para pedagang kaki lima yang berjualan di area Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, suatu bukti konkrit bahwa Pelindo III tidak hanya peduli dengan lingkungan tetapi juga terhadap masyarakat sekitar.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY