Aceh Perlu Kembangkan Pelabuhan Malahayati dan Balohan

0
312

Pemerintah Provinsi Aceh diminta untuk memaksimalkan fungsi dua pelabuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kedua pelabuhan tersebut yaitu Pelabuhan Malahayati di Krueng Raya dan Pelabuhan Balohan di Sabang. Wakil Ketua Komisi VI DPR, Azam Azman, menuturkan, Aceh memiliki posisi strategis terutama untuk sektor perikanan, perdagangan, dan pariwisata.

“Aceh memiliki kekhususan. Silahkan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan kami akan mendukung INi harus dikelola serius karena bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh, khususnya dari Sabang,” tutur Azam, Rabu (3/12/2014), sebagaimana dilansir atjehpost.co.

Lebih lanjut, dia menyebutkan Sabang bahkan memiliki regulasi UU No.37/2000 tentang Penetapan Perpu Pengganti UU No.2/2000 tentang Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Sabang.

Azam juga menambahkan, saat ini Pelabuhan Balohan terlalu kecil dibandingkan dengan pelabuhan lainnya di Indonesia. Padahal, pelabuhan yang dibutuhkan Aceh adalah pelabuhan yang luas yang dapat menjaring potensi wisatawan dan aktivitas perdagangan ekspor yang lebih besar.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf, telah meminta kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan agar memprioritaskan pembangunan dan pengembangan pelabuhan di Aceh. Menurutnya, pelabuhan menjadi salah satu penyerap tenaga kerja yang paling tinggi.

Muzakir lalu mencontohkan pengaktifan pelabuhan feri dari Lhoksumawe menuju Penang. “Jika pelabuhan ini aktif, hasil pertanian dari Takengon dapat diekspor langsung ke Malaysia. Tapi saat ini kami masih harus mengangkut hasil tersebut dengan truk ke Sumut,” tutur Muzakir. Muzakir juga mengatakan, Jonan berjanji untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Aceh khususnya untuk pelabuhan perikanan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here