Akibat Kabut Asap, Hari Ini 13 Penerbangan di Batam Dibatalkan

    0
    265
    Pesat Lion Air yang terparkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat (23/10/2015).  tribunnews batam/dedy swadha
    Pesat Lion Air yang terparkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat (23/10/2015).
    tribunnews batam/dedy swadha

    Batam – (suaracargo.com)

    Otoritas Bandara Hang Nadim Batam telah membatalkan 13 jadwal penerbangan dari Batam ke sejumlah kota di Sumatera, Jumat (23/10/2015).
    Adapun maskapai yang membatalkan penerbangan antara lain Lion Air, Citilink, Wing Air dan Nam Air (group Sriwijaya)

    Penerbangan ke Padang dan Pekanbaru sebaliknya tutup, kecuali penerbangan dari Batam ke kota di Pulau Jawa.

    ” Ada 13 penerbangan tutup dari pagi hingga sore pukul 15.00. Jarak pandang masih 1400 meter, dan masih bisa didarati pesawat. Tapi, penerbangan ke Padang, Pekanbaru, Jambi, dan Palembang kembali tutup. Hanya ke Jakarta, Surabaya dan Solo yang terbang,” papar Suwarno Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat siang.

    Akibat jarak pandang memburuk, Lion Air dari Pekanbaru dan sebaliknya semua dibatalkan. Demikian juga yang tujuan Jambi dan sebaliknya.
    Selanjutnya Citilink tujuan Pekanbaru, Medan, Padang juga dibatalkan. Nam Air Jambi-Batam-Medan dan sebalinya juga batal. Wings Air tujuan Natuna juga batal.

    “Selain kondisi Batam yang semakin memburuk, bandara tujuan juga sangat buruk. Jadi akhirnya sejumlah operator memilih membatalkan penerbangan,” kata Suwarno lagi, seperti dilansir Tribunnews Batam.

    Untuk penerbangan yang Divert dari Jakarta ke Tanjungpinang milik maskapai Lion Air sekitar pukul 10.24 WIB.

    Kondisi pembatalan penerbangan juga dibenarkan pihak Citilink.

    Akibat pembatalan tersebut, sejumlah calon penumpang nampak antre di layanan penumpang maskapai Citilink di sekitar pintu keberangkatan Hang Nadim Batam.

    Distrik Manajer Citilink Batam, Hendra mengatakan penumpang diberikan opsi pengembalian tiket atau jadwal ulang tanpa tambahan biaya atau memindahkan penerbangan ke Palembang yang masih bisa diterbangi.

    “Kami berikan tiga opsi itu, kalau minta uang kembali akan diberikan 100 persen. Kalau ganti jadwal juga tidak dikenakan biaya tambahan,” kata Hendra.

    Ia mengatakan, rata-rata penumpang mengerti dengan keputusan pembatalan yang dilakukan oleh manajemen.
    “Rata-rata paham, karena ini kan kondisi alam. Jadi bisa dipahami,” kata Hendra.

    Pesat Lion Air yang terparkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat (23/10/2015).  tribunnews batam/dedy swadha
    Pesat Lion Air yang terparkir di Bandara Hang Nadim, Batam, Jumat (23/10/2015).
    tribunnews batam/dedy swadha
    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY