ALFI Putuskan Pangkas Biaya Logistik 40 Persen

0
333
Ilustrasi Logistik Foto: Ilustrasi/Istimewa

Balikpapapan – (suaracargo.com)

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Kalimantan Timur kemarin (28/4) bersama para pengusaha logistik di seluruh Kaltim telah memutuskan akan memangkas biaya logistik dalam kota hingga 40 persen.

Ketua ALFI Kaltim, Faisal Tola mengatakan bahwa putusan tersebut hasil rapat pihaknya beserta petinggi perusahaan logistik yang ada di Kaltim. “Ya tarif logistik dalam kota menggunakan kontainer yang awalnya Rp 1,5 juta sekarang sudah Rp 1 juta,” ucapnya.

“Harga tersebut sudah kami sepakati semua. Dimulai dari Balikpapan ini diharapkan dapat menjadi barometer untuk menetapkan tarif logistik. Untuk awal tarif berlaku di Balikpapan dan secepatnya dapat disambut teman-teman seluruh Kaltim,” tuturnya, seperti dilansir kaltim.prokal.co.

Dia menilai, tindakan yang dia lakukan ini,tidak lain merupakan bagian dari upaya membantu pemangkasan biaya logistik yang sudah menjadi salah satu program pemerintah pusat. Diharapkan, program ini dapat mengurangi beban produksi pengusaha dan menekan harga barang-barang yang beredar di Balikpapan.

Sebelumnya, ungkap dia, pihaknya telah melakukan upaya agar biaya logistik tidak naik. “Ketika harga bahan bakar minyak (BBM) naik, kami mengupayakan agar harga tetap stabil sembari menunggu momen yang tepat menurunkan harga logistik,” jelasnya.

“Penetapan yang kami buat ini diharap dapat diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. Di tengah situasi ekonomi seperti ini, dengan menurunkan tarif logistik tentu sangat membantu seluruh lapisan masyarakat,” kata Faisal.

Menyambut pemangkasan biaya tersebut, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kalimantan Timur Slamet Brotosiswoyo mengaku dirinya merasa sangat senang. Pasalnya, bagi para pengusaha, penurunan tarif logistik ini cukup membantu mereka mengurai cost produksi.

“Di tengah situasi ekonomi melambat saat ini, kebijakan ini sangat membantu. Kami para pengusaha sudah cukup terbebani dengan biaya produksi yang cukup tinggi,” terangnya.

Dia mengharapkan agar kebijakan ini segera dapat disambut seluruh stakeholder yang terkait. Seluruh lapisan masyarakat sangat terbantu dengan kebijakan ini. “Ya, inilah fungsi dari sebuah asosiasi. Mampu mendorong untuk membantu sebuah kebijakan yang bermanfaat,” bebernya.

Terpisah, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku keputusan tersebut adalah kebijakan yang sangat bagus. Turunnya tarif logistik dalam kota akan membuat daya saing industri lokal dan luar semakin bagus. “Pemerintah menyambut baik hal ini dan diharap masyarakat dapat segera merespons dengan cepat,” tutupnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here