ALI Desak Pelibatan Swasta Dalam Pengelolaan Pelabuhan

0
156
ilustrasi peti kemas (kompas.com/Heru Sri Kumoro)
ilustrasi peti kemas (kompas.com/Heru Sri Kumoro)

Jakarta – (suaracargo.com)

Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) mendesak pelibatan swasta dalam pengelolaan pelabuhan yang akan berstatus Badan Layanan Umum (BLU) milik Kementerian Perhubungan.

Ketua ALI Zaldy Ilham Masita mengatakan, kerjasama ini akan meningkatkan kapasitas swasta dalam mengelola pelabuhan sehingga dalam tiga sampai empat tahun dapat menyaingi BUMN pelabuhan.

“Kita minta kepada Kemenhub harus hati-hati dengan konsep BLU karena memang bahwa BLU ini pelabuhan bukan untuk cari untung. Jangan juga BLU mungkin karena menterinya lagi bagus, ya, BLU-nya bagus, tapi mungkin tahun-tahun berikutnya menterinya enggak bener, BLU-nya juga jadi enggak benar,” jelasnya, Minggu (27/9/2015).

Menurutnya, agar dapat menjamin tarif pelabuhan yang dikenakan apabila pelabuhan dikelola swasta, Kemenhub dapat menetapkan tarif batas atas yang disesuaikan dengan biaya investasi dan kemampuan pelabuhan dalam melayani kapal di masing-masing wilayah.

Dia menuturkan, pemerintah bisa memberikan sejumlah insentif seperti diskon suku bunga bank agar swasta memperoleh pinjaman bank yang lebih murah. Insentif tersebut, paparnya, dapat memancing swasta untuk tidak mencari keuntungan yang besar sehingga tetap fokus pada orientasi pelayanan di pelabuhan.

“Tapi yang kita sangat mendukung dari BLU bahwa orientasinya harus ke pelayanan. Kalau ada insentif itu dibantukan ke swasta, swasta enggak akan kenakan tarif yang mahal,” ucapnya, seperti dilansir Bisnis.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY