AMDAL Belum Keluar, Pembangunan Dermaga di Pelabuhan Linau Terlambat

0
364
ilustrasi pelabuhan (antarabengkulu.com)

Bengkulu – (suaracargo.com)

Pembangunan dermaga pelabuhan laut Linau, di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Bengkulu tahap dua terhambat. Hambatan itu timbul karena analisa dampak lingkungan (AMDAL) belum dikeluarkan Pemprov Bengkulu.

“Pembangunan belum dapat dikerjakan dalam waktu dekat, karena amdal belum dikeluarkan Pemprov Bengkulu,” kata Bupati Kaur, Hermen Malik, di Bengkulu, Selasa (23/2).

Ia mengatakan, Pemkab Kaur H sudah lama mengusulkan izin amdal ke Pemprov Bengkulu. Namun, sampai masa jabatan Gubernur Junaidi Hamsyah berakhir, izin tersebut belum dikeluarkan. Akibat kondisi tersebut, pembangunan dermaga menjadi terhambat. “Saya tidak mengerti kenapa Pemprov tidak mau mengeluarkan izin. Padahal, seluruh persyaratan sudah kita legkapi,” ujarnya, seperti dilansir beritasatu.com.

Hermen mengatakan, jika pola pelayanan pejabat di Pemprov masih seperti ini, maka investasi sulit masuk. Sebab sesama instansi pemerintah saja dihambat, apalagi investor dari luar.

Untuk itu, dia mengharapkan kepada Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti agar pejabat eselon II, III dan IV diisi oleh orang yang tepat, dan profesional, sehingga tidak menghambat masyarakat.

Terkait izin Amdal pelabuhan Linau, Hermen menglharapkan agar amdal segera dikeluarkan dalam waktu dekat sehingga pembangunan dermaga linau tahap kedua dapat dilanjutkan.

Sebab, pembangunan tahap pertama sebesar Rp 35 miliar sudah selesai Februari 2016 dan tahap kedua dengan dana Rp 35 miliar semestinya sudah mulai dilelang.

Hermen mengakui pemerintah pusat akan menambah lagi dana pengembangan pelabuhan Linau sekitar Rp 75 miliar untuk membangun berbagai fasilitas pendukung. “Jadi, sayang kalau amdal dipersulit. Apalagi ini merupakan program pemerintah pusat tentang kemaritiman,” kata dia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here