Anggaran 5 Milyar untuk Perbaikan Infrastruktur Jembatan di Klaten

0
427
Jembatan di wilayah Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten bakal diperlebar menggunakan alokasi dana dari APBD 2015. Pelebaran jembatan tersebut dilakukan lantaran selama ini kondisi jembatan yagn sempit kerap menimbulkan kemacetan. Foto diambil Kamis (12/2/2015). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)
Jembatan di wilayah Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten bakal diperlebar menggunakan alokasi dana dari APBD 2015. Pelebaran jembatan tersebut dilakukan lantaran selama ini kondisi jembatan yagn sempit kerap menimbulkan kemacetan. Foto diambil Kamis (12/2/2015). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Klaten – (suaracargo.com)

Infrastruktur berupa tiga jembatan di Kabupaten Klaten bakal diperbaiki pada 2015. Salah satu jembatan yang direhab yakni jembatan di Desa Paseban, Kecamatan Bayat. Jembatan yang menjadi akses penghubung antarkecamatan serta jalur alternatif menuju wilayah Sukoharjo, Wonogiri, serta Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut dinilai sudah tak layak digunakan. Kondisi itu disebabkan karena lebar jembatan tersebut hanya sekitar 3,5 meter. Kendaraan terutama truk atau angkutan barang harus bergantian ketika melintas di jembatan tersebut dari arah berlawanan hingga menimbulkan kemacetn.

Camat Bayat, Edy Purnomo, mengakui kemacetan kerap terjadi di jembatan tersebut. Kemacetan terjadi terutama terjadi saat musim libur Lebaran tiba. Lantaran hal itu, pihaknya menilai perbaikan infrastruktur berupa pelebaran jembatan sangat layak dilakukan.

“Saat libur Lebaran datang, antrean kendaraan yang bergantian menyeberang jembatan bisa mencapai 1,5 kilometer. Makanya, Lebaran mendatang kami berharap kemacetan seperti itu tidak terjadi lagi,” jelas dia, Jumat (12/2/2015), sebagaimana dilansir solopos.com.

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten, Sumarno, menjelaskan Jembatan Paseban bakal diperlebar 1 meter pada kedua sisinya. “Mengingat ketersediaan lahan, kami hanya perlebar sekitar 1 meter,” ungkap dia.

Proses perbaikan jembatan dipastikan tak akan menutup akses utama jalur itu lantaran rehab hanya dilakukan melalui penambahan lebar jembatan. Terkait alokasi anggaran, APBD menjatah dana senilai Rp3 miliar guna pelebaran jembatan antarkecamatan di Desa Paseban.

Tak hanya jembatan di wilayah Bayat, perbaikan juga dilakukan di dua jembatan lainnya. Jembatan yang berada di Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah dan menjadi salah satu akses menuju ke wilayah Kecamatan Wedi diperbaiki menggunakan dana APBD senilai Rp1,5 miliar.

Satu lagi jembatan juga bakal diperlebar yakni jembatan yang berada di Jl. Dewi Sartika, wilayah Kelurahan Klaten. Alokasi dana senilai Rp500 juta dipersiapkan guna pelebaran tersebut. “Dari tiga jembatan itu, hanya jembatan di Buntalan yang dibongkar total. Kalau yang berada di wilayah kota hanya pelebaran,” ungkapnya.

Rencana perbaikan infrastruktur jembatan saat ini sudah memasuki tahap lelang dan DPU menargetkan perbaikan bakal rampung sebelum musim libur Lebaran. Selain rehab dana senilai Rp48 miliar juga dialokasikan melalui APBD guna perbaikan jalan kabupaten yang rusak.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here