Anggota DPR: Subang Siap Jadi Lokasi Pembangunan Pelabuhan Internasional

0
392
Pantai Patimban, Subang (koran.bisnis.com)
Pantai Patimban, Subang (koran.bisnis.com)

Subang – (suaracargo.com)

Anggota DPR RI dari PDI-Perjuangan yang juga Wakil Ketua Komisi I, Hasanudin, berpendapat, pembangunan pelabuhan internasional untuk mengganti pelabuhan Cilayamaya yang dibatalkan pembangunannya lebih cocok bila lokasinya di pesisir pantai Kabupaten Subang. Selain wilayah pantainya mendukung, kabupaten Subang lebih siap bila dibandingkan dengan daerah lain. Hal itu dikatakan Hasanudin saat diminta tanggapan seputar calon pelabuhan internasional pengganti Cilamaya, ketika menghadiri acara di Kabupaten Subang, Senin (20/4/2015).

Hasanudin juga mengatakan, wilayah pesisir pantai Kabupaten Subang lebih cocok dibanding daerah lain untuk pembangunan pelabuhan internasional. Hal itu didukung dengan wilayahnya yang luas. Ditambah pula dengan mobilitasnya leluasa dan posisi wilayah itu yang strategis karena dekat dengan jalur pantura, jalur rel kereta api, dan jalan tol yang kini sedang dibangun.

“Kalau lokasi pastinya kami silahkan kepada tim ahli untuk mengkajinya, apakah pelabuhan yang sedang dibangun sekarang di patimban dikembangkan atau tempat lain. Yang pasti bila di Subang nantinya bisa sejalan dan bersinergi dengan bandara internasional Majalengka, jalur Pantura, maupun tol,” ujar Hasanudin, seperti dilansir pikiran-rakyat.com

Manfaat yang didapatkan, kata Hasanudin, akan lebih besar lagi jika jalur rel KA di willayah Subang akan dikembangkan lagi, sehingga bisa bersinergi. Kemudian di pantai Patimban, sudah berlangsung pembangunan dermaga dengan nama pelabuhan pamanukan. Rencana awal pelabuhan itu untuk bongkar muat batu bara, dan Pemkab Subang juga sudah membebaskan lahan untuk jalan dari pantai patimban ke jalur Pantura di Pusakanagara. “Jadi bisa saja pelabuhan itu yang dikembangkan, apalagi saya dapat informasi lahan untuk jalan itu sebagian sudah dilakukan pengerasan,” kata Hasanudin.

Sebelumnya, Ketua DPRD Subang, Beni Rudiono, mendukung penuh bila pantai pantura Subang bisa dijadikan menjadi calon pelabuhan internasional sebagai pengganti Cilamaya. “Kami dukung dengan segala konsekuensinya,” ujarnya.

Dia mengklaim, semua persyaratan untuk mendukung pembangunan pelabuhan internasional penyangga pelabuhan Tanjung Priok sudah ada. “Kami menilai di pantai Patimban yang sekarang sudah dibangun dermaga merupakan lokasi yang sangat strategis sebagai pengganti Cilamaya,” ujarnya.

Dikatakan Beni, bila rencana pembangunan pelabuhan internasional di Subang bisa direalisasikan tidak akan terlalu banyak persoalan sosial yang ditimbulkan. “Misalnya, keberadaan tambak rakyat bisa digeser ke lokasi lain. Lahan yang ada di Patimban kebanyakan lahan milik pemerintah. Kemudian fasilitas pendukung lainnya juga sudah siap, sepert jalur utama Pantura dan tol Cipali yang tahun ini akan dioperasikan,” katanya.

Bupati Subang, Ojang Sohandi menyatakan kesiapannya bila Subang dipilih menjadi pengganti Cilamaya sebagai pelabuhan internasional. “Kami pasti siap, apalagi saat ini, di pantai Patimban sudah terbangun dermaga 800 meter dari rencana 1,5 kilometer menjorok ke arah laut lepas,” katanya.

Dijelaskan tahun ini, pemerintah pusat telah menyiapkan dana Rp 90 miliar buat melanjutkan pembangunan dermaga itu, baik dari APBN murni maupun perubahan.

“Jadi, embrio (pelabuhan internasional) itu sudah disiapkan Patimban. Kami juga telah menyiapkan jalan sepanjang 8 kilometer dan lebar 20-25 meteran dari mulut jalur Pantura Mundu, Pusakanagara ke lokasi dermaga Patimban. Malahan sebagian sudah dipadatkan,” katanya.

Selain itu sudah menyiapkan lahan seluas empat hektar di sekitar areal dermaga buat kepentingan pembangunan perkantoran,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here