Antisipasi Banjir, Pengiriman Logistik Dialihkan ke Kereta Api

0
512
Proses bongkar muatan KA Logistik saat tiba di Stasiun JICT Tanjung Priok, Kamis (18/2). Dioperasikannya KA Logistik Tanjung Priok diharapkan mampu menurunkan masalah waktu bongkar muat atau dwelling time hingga dua hari. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Jakarta – (suaracargo.com)

Di beberapa daerah, intensitas hujan cenderung tinggi. Bahkan, beberapa hari terakhir ini, wilayah Jakarta terus menerus diguyur hujan. Tingginya curah hujan tersebut dikhawatirkan menyebabkan terjadinya banjir di sebagian wilayah. Tentunya, kejadian ini akan menghambat proses distribusi logistik.

Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita mengatakan, untuk mengantisipasi banjir, distribusi logistik akan dialihkan dengan menggunakan Kereta Api. Pengiriman barang menggunakan truk akan dikurangi bila terjadi banjir di suatu daerah.

“Kita antisipasi dengan pengiriman lewat kereta api, lewat truk dikurangi saja,” kata dia kepada Okezone. Dirinya mengakui, saat banjir terjadi, proses distribusi logistik pasti akan mengalami gangguan.

Setidaknya, banjir bisa membuat pengiriman barang terhambat hingga dua hari. Untuk itu, perlu antisipasi seperti pengiriman menggunakan kereta api. “Logistik lumayan terganggu karena bencana banjir ini. Delay bisa 1-2 hari karena bencana banjir,” tukasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here