Antisipasi Libur Natal, Tim SAR Fokus di Pelabuhan

    0
    357
    Kasubsi Operasi SAR Pangkalpinang Cornelis (Foto: Arsan Malianto/okezone.com)

    Pangkal Pinang – (suaracargo.com)

    Tim SAR Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung telah mendirikan posko-posko di pelabuhan, bandara, dan sejumlah objek wisata yang tersebar di setiap kabupaten/kota. Pendirian posko itu dilakukan sebagai antisipasi keamanan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Kasubsi Operasi SAR Pangkal Pinang Kornelis mengatakan, Tim SAR Pangkal Pinang telah menerima surat perintah dari Basarnas Pusat per 20 Desember 2016-2 Januari 2017. Namun, anggota rescue SAR ditugaskan lebih awal pada 18 Desember dalam menyambut Natal. Mereka difokuskan di titik-titik pelabuhan karena, berdasarkan pemantauan, penumpang dari laut sudah mulai ramai.

    “Iya, dua hari lebih awal fokus anggota SAR kita sudah siaga di posko. Sebab, para penumpang yang mudik atau berlibur paling banyak menggunakan jalur laut. Sementara di bandara diprediksi H-2 sudah mulai ramai terlebih Belitung banyak tempat wisata,” ujarnya kepada Okezone di Kantor Basarnas Pangkal Pinang, Kamis (22/12/2016).

    Dijelaskannya, Tim SAR lebih difokuskan di titik pelabuhan karena jalur laut paling ramai. Sebab, akses menuju Bangka Belitung dikelilingi laut dan paling banyak melalui jalur pelabuhan.

    “Maka, anggota Tim SAR kita sudah ditempatkan di beberapa titik untuk berpatroli di setiap posko pelabuhan, seperti pelabuhan Belinyu, Sungailiat, Pangkal Balam, Muntok, Sadai, dan Toboali,” kata Kornelis.

    “Mereka (anggota SAR) melakukan patroli secara bergantian (shift) dan standby 24 jam di setiap pos pelabuhan termasuk di armada laut KN 201 Pangkal Pinang dan itu dilakukan sebelum Natal,” tambahnya.

    Sedangkan pasca-Natal, Kornelis mengungkapkan, Tim SAR kembali difokuskan ke sejumlah tempat-tempat wisata seperti Pantai Tanjung Berikat di Koba (Bangka Tengah), Parai, Tanjung Pesona di Sungailiat (Bangka Induk), dan pantai-pantai yang ada di Belitung.

    “Itu dilakukan karena usai Natal, libur Tahun Baru 2017 banyak dimanfaatkan masyarakat dan para wisatawan lokal atau asing berkunjung ke objek wisata seperti pantai. Jadi, kita selalu siaga dan antisipasi akan hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya menegaskan.

    Selama siaga Natal dan Tahun Baru 2017, Basarnas sendiri melibatkan anggota SAR Pangkal Pinang, beserta Polda Bangka Belitung, Polres Bangka, Dinas Perhubungan Darat, Laut, dan Udara yang sudah tergabung di Bangka Belitung.

    “Anggota SAR kita di lapangan telah membangun posko-posko tergabung, posko dari Polda, Polres, Perhubungan Darat, Laut, dan Udara untuk menyatukan lintas sektor siaga sehingga dapat berpatroli,” ungkap Kornelis.

    ”Posko didirikan agar anggota rescue SAR kita dan tim yang tergabung bisa mengakses lebih cepat jika terjadi kecelakaan atau musibah di titik-titik koordinasi tersebut. Dengan membawa perlengkapan peralatan KN 201, rigid inflatable boat dua buah satu di Bangka, satu di Belitung, dan perahu karet di setiap titik,” pungkasnya.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY