Aplikasi On Trucks Targetkan Capai 1.000 Transaksi Sebulan

0
431
Para pendiri aplikasi on truck (tribunnews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Phos Tekno Indonesia, satu perusahaan pengembang aplikasi, meluncurkan aplikasi On Trucks. Aplikasi layanan pengiriman barang dan moda transportasi penumpang itu ditargetkan mampu mencetak 1.000 transaksi per bulan.

Chief Public Relation Officer On Trucks, Leonardo Sitorus mengatakan bahwa pada tahap awal, coverage area layanan On Trucks baru di menjangkau tiga pulau di Indonesia yaitu Jawa, Bali, dan Sumatera.

“Ke depannya jangkauan pelayanan kami akan kembangkan ke seluruh kota besar di Indonesia, termasuk Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua,” ungkap Leonardo saat peluncuran On Trucks di FX Mall, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11).

Hingga kini, kata Leonardo, sudah ada sekitar 500-an mitra yang sudah bergabung dengan memanfaatkan aplikasi On Trucks.
Para mitra tersebut bukan hanya dari kalangan perseorangan, melainkan juga dari berbagai perusahaan.

Manajemen On Trucks menerapkan sistem bagi hasil kepada mitra dengan prosentase 80:20, yaitu 80 persen untuk mitra dan 20 persen untuk pengelola aplikasi.

Namun selama masa promo, 20 persen bagian pengelola itu akan dikembalikan kepada mitra melalui beberapa program.

“Kami menargetkan adanya 1.000 transaksi selama satu bulan. Jika rata-rata satu transaksi pengiriman barang atau layanan pengantaran penumpang Rp5 juta, maka nilainya per bulan sekitar Rp5 miliar,” imbuhnya, seperti dilansir tribunnews.com.

Leonardo menyatakan, aplikasi On Trucks ini memiliki perbedaan dengan jenis aplikasi layanan penumpang dan barang yang sudah ada lebih dulu.

Dari sisi kendaraan yang digunakan, layanan itu dibagi tiga kategori, yaitu On-Truck, On-Towing, dan On-Bus.

On-Truck dikhususkan untuk pengiriman barang dengan menggunakan tujuh jenis truk yaitu pick up, colt diesel engkel, colt diesel double, fuso engkel, tronton, trailer 20 feet, dan trailer 40 feet.

Menurut Leonardo, ada beberapa keunggulan layanan ini. Keunggulan yang dimaksud itu diantaranya adalah adanya view tracking yang memungkinkan pengguna bisa memantau perjalanan armada sehingga pengguna tahu sudah sampai mana barang dikirimkan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here