Atasi Pendangkalan, Dishub Usulkan Pembangunan Breakwater

0
476
Pelabuhan Berakit, Bintan, yang tak terpakai gara-gara pendangkalan (batam.tribunnews.com)

Bintan – (suaracargo.com)

Dinas Perhubungan Bintan mengusulkan pembangunan breakwater atau bangunan pemecah ombak di Pelabuhan Tanjungberakit, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong tahun 2018. Breakwater dibangun untuk memecah ombak agar butiran-butiran pasir yang terkandung dalam buih tak terbawa ke dermaga.

Diketahui, masalah di Pelabuhan Tanjungberakit adalah pendangkalan laut dermaga. Pendangkalan tercipta karena adanya kumpulan pasir yang terbawa arus. Apalagi di musim utara, ombak cukup kuat, butiran pasir banyak terbawa ke tepian.

“Pembangunan breakwater ini penting sekali buat keberlanjutan pelabuhan. Kalau sudah ada itu, masalah pendangkalan nanti tak ada lagi, kapal enak masuk dan sandarnya nanti,” papar Tim Teknis Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Bintan M Ali Imron, Rabu (15/3/2017).

Pembangunan breakwater itu diusulkan tahun ini ke Kementerian Perhubungan melalui Dishub Provinsi Kepri. Ali berharap pemerintah bisa merealisasikannya di tahun anggaran 2018. Berdasarkan kajian teknis dia, breakwater ini mampu menjaga kedalaman alur hingga masa waktu 10 tahun.

Pantauan Tribun pekan lalu, pelabuhan internasional itu memang sangat dangkal. Bahkan di tepian dermaga, sekitar 10 meter dari pangkalan sandar kapal, tak terdapat air, hanya kumpulan pasir putih yang membukit.

“Jika sudah ada breakwater, ketahanan alur laut bisa bertahan sampai 10 tahun sehingga tidak perlu lagi dikeruk setiap tahun. Apalagi pelabuhan Berakit digadang-gadangkan akan segera beroperasi, namun masih terkendala kedangkalan alur lautnya,” kata Ali Imron, seperti dilansir batam.tribunnews.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here