Bareskrim Polri Dalami Kasus Suap di Berbagai Pelabuhan

0
372
ilustrasi pelabuhan (Liputan6.com/Antara)
ilustrasi pelabuhan (Liputan6.com/Antara)

Jakarta – (suaracargo.com)

Bareskrim Polri ternyata tidak hanya mendalami kasus suap dalam pengurusan izin terkait waktu tunggu bongkar muat peti kemas (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal itu disebabkan karena polisi mencium ada praktik serupa di pelabuhan-pelabuhan lainnya.

Menurut Kepala Bareskrim Polri Komjen Budi Waseso, pihaknya telah memerintahkan jajarannya di berbagai wilayah untuk memantau indikasi permainan mafia perizinan dwelling time. Menurutnya, sudah ada beberapa laporan dari anak buahnya di daerah tentang praktik suap dwelling time.

“Ada beberapa tempat yang melaporkan indikasi itu. Tapi, saya suruh dalami dulu,” ujar Budi usai salat Jumat di Mabes Polri, hari ini (14/8).

Lelaki yang akrab disapa Buwas itu menyatakan, saat ini kasatwil terus bergerak melakukan pemantauan. Apalagi, kata Buwas, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Wakapolri Komjen Budi Gunawan, saat apel para kasatwil di Jakarta beberapa waktu lalu, sudah memerintahkan personel polisi di daerah untuk menseriusi masalah suap di pelabuhan.

“Kalau ada sesuatu yang terjadi di pusat dan berpotensi kemungkinan terjadi di wilayah, maka harus bergerak,” pungkasnya, seperti dilansir jpnn.com

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here