Belasan Agen Minyak Keluhkan Surat Edaran Kepala Kantor Pelabuhan Batam

0
312
Gedung Otorita Batam (id.wikipedia.org)

Batam – (suaracargo.com)

Belasan agen minyak yang ada di kota Batam mengeluhkan surat edaran yang dikeluarkan Kepala Kantor Pelabuhan Batam terkait larangan agen untuk menyuplai minyak dari mobil ke kapal. Larangan ini menurut mereka bisa membunuh agen minyak yang ada di Batam.

Padahal, di tengah lesunya ekonomi Batam saat ini, agen minyak hanya mengharapkan suplai minyak ke kapal-kapal sebab perusahaan di Batam saat ini sudah tidak jalan lagi.

Alex adalah salah satu agen kapal yang mengeluhkan permasalahan ini. Menurutnya, awalnya mereka menyuplai minyak ke pelabuhan resmi. Kemudian kebijakan tersebut berubah, mereka diminta untuk menyuplai ke pelabuhan khusus. Lalu peraturan itu berubah lagi, dan kali ini mereka dilarang untuk mengisi minyak dari mobil ke kapal.

“Jadi kami harus bagai mana. Kalau memang alasana untuk Safety, mereka harus memikirkan safetynya seperti memberikan, seperti racun api dan, knalpot harus pakai kondom,” sebutnya.
Lebih lanjut dikataknya, peraturan tersebut dikeluarkan kepala kantor pelabuhan melalui surat edaran.

Setelah surat edaran keluar barulah surat telegram dari kementrian perhubungan dikeluarkan.

“Jadi duluan surat kepala kantor ini pada tanggal 7 juni 2017. Sementara telegram kementerian Perhubungan itu tanggal 16 Juni 2017. Dan ditelegram itu dibahas, Kantor pelabuhan harus menyediakan tempat kusus. Tapi nyatanya tidak ada,” tegasnya, seperti dilansir tribunnews.com.

Ia berharap agar masalah suplai minyak ini tidak terus berlarut-larut. Para pengusaha sangat berharap agar anggota dewan bisa turun untuk melakukan Hearing ke kantor Pelauhan.

“Jangan sampai nanti ? kami rumahkan karyawan karena tidak ada job lagi. Ini sudah hampir satu bulan sepi orderan,” tegasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here