Berantas Mafia, Menko Kemaritiman Bentuk Tim Beranggotakan 6 Jendral

0
213
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)
ilustrasi pelabuhan (Foto: Grandyos Zafna/detik.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menargetkan agar waktu bongkar muat atau dwell time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dari rata-rata 5 hari bisa dipangkas menjadi 2 sampai 3 hari saja.

Target yang tinggi tersebut membuat Rizal harus bekerja keras. Rizal kemudian membentuk tim khusus atau task force untuk mengatasi masalah ini.

Ketua tim khusus percepatan dwell time yang dpilih adalah Ronnie Rusli. Ronnie yang juga merupakan Dosen Universitas Indonesia akan memimpin 6 jenderal bintang dua serta mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan mantan Dirjen Bea Cukai.

“Ronnie sebagai ketua koordinator task force. Dia dibantu dua penasehat, Laksamana (Purn) Marsetio yang mantan KSAL dan Pak Agung (Kuswandono) mantan Dirjen Bea Cukai. Mereka dibantu 2 Jenderal Polisi bintang dua, 2 Jenderal TNI AL bintang dua, dan 2 Jenderal TNI AD bintang dua,” kata Rizal saat press conference dwell time di Kantor Menko Maritim, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Tim tersebut akan menertibkan para mafia di pelabuhan yang selama ini berperan dalam dwell time tanpa pandang bulu. Untuk itu, Rizal memutuskan memasukkan perwira tinggi dari Kepolisian dan TNI ke dalam tim.

“Di Priok banyak mafia, kita akan sikat kalau bercanda,” ujarnya, seperti dilansir detik.com.

Di tempat yang sama Ronnie akan bertemu dengan tim terlebih dahulu. Ia akan bekerja selama 1 bulan untuk membuat fondasi percepatan dwell time. Hingga Oktober 2015, ia menargetkan dwell time di Pelabuhan Priok bisa ditekan menjadi 2 sampai 3 hari.

“Saya melihat di pelabuhan ada bottle neck. Di dalam pelabuhan Singapura dwell time 2 hari, Malaysia 3 hari. Indonesia mau 2 sampai 3 hari,” sebut Ronnie.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY