Bulan Puasa, Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Perak Cenderung Meningkat

0
253
Suasana aktvitas bongkar muat di Terminal Laut Teluk Lamong, Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (22/5). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ed/mes/15

Surabaya – (suaracargo.com)

Kondisi puasa ternyata tak mempengaruhi produktivitas Bongkar Muat (B/M) di Pelabuhan Tanjung Perak. Aktifitas B/M tersebut tetap stabil dan bahkan cenderung meningkat.

’’Segala sesuatunya (Bongkar Muat) masih berjalan normal,’’ ujar Kahumas Pelabuhan Tanjung Perak, Oscar Yogi Yustiano di Surabaya, Rabu (22/06/2016).

Pelaksanaan Bongkar dan Muat Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Perak, lanjut Yogi, kini rata-rata 22 Box/Crane/Jam. Jadi dalam satu jam, alat bongkar muat atau crane mampu B/M 22 Box Peti Kemas.

’’Kalau produktivitas per Ship To Shore (STS) Crane kami bisa mencapai 30-35 box peti kemas per jamnya. Tergantung kondisi kapal dan muatannya,’’ jelas Yogi, seperti dilansir lensaindonesia.com.

Kemampuan alat bongkar muat Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak saat ini terdiri dari Container Crane (CC) atau Ship to Shore Crane (STS crane) dan Harbour Mobile Crane (HMC). Alat bongkar muat tersebut ada di Terminal Nilam sebanyak 4 (empat) CC dan di Terminal Jamrud sebanyak 8 (delapan) HMC.

’’Rencananya, bulan Juli ini kami akan mendatangkan satu HMC lagi untuk memperkuat bongkar muat di Terminal Jamrud,’’ terang Yogi.

Selain produktivitas tinggi, STS crane milik Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak memiliki kelebihan lain. STS Crane tersebut termasuk peralatan yang ramah lingkungan sebab menggunakan bahan bakar listrik sehingga tak menimbulkan polusi udara, suara dan getar.

’’Kami berencana untuk melakukan konversi semua alat bongkar muat kami dari BBM ke Listrik atau Hybrid (listrik dan BBM),’’ ucap Yogi.

Selain itu, Pelindo III Pelabuhan Tanjung Perak juga mempersiapkan fasilitas seperti lapangan penumpukan, gudang dan demaga untuk menunjang pelaksanaan B/M di Pelabuhan Tanjung Perak berlangsung dengan lancar.

’’Lapangan penumpukan (CY) kami yang berada di Terminal Nilam dan Mirah telah  dilengkapi tujuh RTG (Rubber Tyred Gantry) yang dipergunakan mengatur peti kemas di CY,’’ pungkas Yogi.

Promo CSMCARGO Ramadhan

Jumlah arus peti kemas di Pelabuhan Tanjung Perak diluar throughput peti kemas di BJTI Port dan Terminal Peti Kemas Surabaya (TPS) hingga bulan Mei 2016 mencapai  223.472 box.

Sedangkan, pada Mei 2015 mencapai 216.404 box. Jadi ada kenaikan hingga tiga persen. Lalu untuk general kargo hingga bulan Mei 2016 mengalami peningkatan mencapai 5,6 juta ton. Padahal sebelumnya hanya 5 juta ton dan General kargo mengalami kenaikan hingga 12 persen.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY