BUMN Pelabuhan Terapkan Formula Tarif yang Sama Mulai Tahun Depan

0
140
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya (kedua kanan) berpose bersama Komisaris Andhi Nirwanto (kanan), Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Investama Randy Pangalila (kiri) dan Komisaris Utama Iman Rachman, di Jakarta, Senin (11/12). - JIBI/Endang Muchtar

Jakarta – (suaracargo.com)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor pelabuhan bakal memulai tonggak baru dengan menerapkan formula tarif yang sama mulai tahun depan, sebagai upaya memberikan standar pelayanan yang sama kepada pengguna jasa.

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Massassya mengatakan saat ini perseroan dan tiga BUMN pelabuhan lainnya masih dalam tahap penyusunan formula tarif. Dengan formula yang sama, tarif jasa pelabuhan di Pelindo II, Pelindo I, Pelindo III, dan Pelindo III tidak akan terpaut jauh.

Bila tidak ada aral melintang, Elvyn mengestimasi penerapan formula tarif bisa berjalan di paruh pertama tahun depan. “Jadi tarifnya tidak sama persis. Hanya saja ini juga tergantung dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan asosiasi pengguna jasa,” jelasnya di Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Untuk diketahui, Kementerian BUMN memang mendorong standar ayanan jasa kepelabuhanan di seluruh pelabuhan yang dikelola BUMN. Untuk itu, layanan harus dibuat seragam. Empat BUMN pelabuhan sebelumnya juga telah menekan nota kesepahaman di Manado awal Desember 2017. Nota kesepahaman tersebut mencakup sinergi operasional pelabuhan, sinergi sistem informasi terkait pelayanan jasa dan kepelabuhan, dan sinergi pengembangan sumber daya manusia.

Direktur Utama PT Pelindo III Ari Askhara Danadiputra sebelumnya menyampaikan perseroan bakal melakukan standarisasi jasa kepelabuhan di pelabuhan-pelabuhan utama. Di samping itu, sinergi juga dilakukan dalam bentuk penyamaan tarif, terutama pada layanan internasional bakal disetarakan karena selama ini terdapat perbedaan tarif.

“Jadi belum perlu holding karena dengan kerja sama antar anak usaha, itu sudah [implementasi] holding sendiri. Holding di pelabuhan itu nomor dua, yang penting kami kerja sama dulu,” jelasnya kepada Bisnis.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here