Bupati Karimun Minta Alat X-Ray Untuk Pelabuhan Domestik

0
378
Bupati Karimun Aunur Rafiq (tribun/elhadifputra)

Karimun – (suaracargo.com)

Bupati Karimun, Provinsi Kepri, Aunur Rafiq minta tambahan satu unit mesin pencitraan x-ray untuk ditempatkan di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun. Rafiq ingin pengawasan arus lalu lintas barang penumpang yang menggunakan jasa pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun juga diawasi.
Mengingat pentingnya pelabuhan domestik, Rafiq menganggap pelabuhan itu sudah layak dilengkapi fasilitas mesin pencitraan x-ray. Selama ini Karimun hanya punya satu mesin x-ray yang ditempatkan di pelabuhan internasional.

“Kami ingin ada mesin x-ray ditempatkan di pelabuhan domestik. Sehingga arus lalu lintas barang yang masuk ke Karimun dari daerah lain terutama barang-barang berbahaya seperti narkoba dan bom bisa dicegah masuk,” kata Rafiq.
Namun begitu, Rafiq menyebutkan Pemkab Karimun saat ini tidak memiliki kemampuan dana untuk pengadaan mesin pencitraan x-ray untuk ditempatkan di pelabuhan domestik tersebut.

Untuk menanggulanginya, Rafiq berencana menyurati pihak pengelola di pelabuhan domestik Tanjungbalai Karimun agar dibantu untuk pengadaan.
“Nanti saya cari tahu dulu siapa kira-kira yang memiliki wewenang. Kalau harus ke pemerintah pusat, saya akan surati, ini (mesin x-ray, red) kami rasa sudah diperlukan,” katanya.

Berdasarkan data PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun, arus lalu lintas penumpang dan barang di pelabuhan domestik Karimun setiap harinya cukup tinggi, yaitu sekitar 1.000 orang. Bahkan pelabuhan domestik Karimun nomor enam tersibuk di Indonesia mengalahkan kota besar seperti Surabaya dan Makassar.

Alasan itu pula yang membuat PT Pelindo I Cabang Karimun berencana menaikkan tarif pass pelabuhan dari Rp 2.500 menjadi Rp 5.000 beberapa waktu lalu. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan dari Pemkab dan DPRD Karimun.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here