Cara Pengujian Kendaraan Bermotor (Uji KIR)

0
556
Truk Barang (ilustrasi)
Truk Barang (ilustrasi)

Jakarta  – (suaracargo.com)

Pengujian kendaraan bermotor adalah serangkaian pemeriksaan bagian-bagian kendaraan bermotor, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus, dalam rangka pemenuhna terhadap persayaratan teknis lainnya.

Sebagaimana dikutip dari harian Kompas, berikut urutan teknis pengujian KIR:

1. Pendaftaran

– Membawa fotokopi STNK dan KTP, buku uji yang masih berlaku (untuk perpanjangan KIR), surat pengantar dari dealer asal kendaraan (jika mengajukan KIR baru),
– mengisi formulir pendaftaran
– Membawa kendaraan ke unit pelaksana uji berkala
– Memiliki bukti pembayaran biaya uji berkala

2. Pemeriksaan fisik yang meliputi dimensi kendaraan, sistem penerangan, ukuran ban atau roda, dan kekuatan klakson.
3. Pemeriksaan gas buang
4. Pemeriksaan suspensi.
5. Pemeriskaan pancaran lampu utama.
6. Pemeriskaan posisi roda depan.
7. Pemeriksaan berat kendaraan.
8. Pemeriksaan kekuatan rem masing-masing sumbu roda kanan dan kiri.
9. Pemeriksaan spidometer.
10. Pengumuman keberhasilan test.

– Jika lulus test, kendaraan akan mendapatkan surat tanda lolos uji dan pelat nomor yang telah diberi tanda pelat lolos uji. Selain itu, juga mendapatkan stiker untuk ditempelkan di kendaraan.

– Apabila masih ada kekurangan, kendaraan harus diperbaiki hari itu juga. Jika tidak dinyatakan gagal tes.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here