Cegah Kecelakaan Lantas, Polisi Larang Truk 6 Roda Masuk Kota Nanga Bulik

0
693
ARYO/KALTENG POS MENYITA JALAN: Sejumlah kendaraan truk yang berukuran lumayan besar, saat parkir di sekitar pasar Nanga Bulik yang menyita hampir separuh jalan yang ada.
ARYO/KALTENG POS MENYITA JALAN: Sejumlah kendaraan truk yang berukuran lumayan besar, saat parkir di sekitar pasar Nanga Bulik yang menyita hampir separuh jalan yang ada.

Nanga Bulik – (suaracargo.com)

Pihak kepolisian resort (Polres) Lamandau akan melarang mobil jenis truk dengan 6 roda untuk melintas dan masuk jalan dalam kota Nanga Bulik. Peraturan itu diberlakukan untuk mewujudkan keselamatan dan ketertiban lalulintas di ibukota kabupaten Lamandau tersebut.

Rencana langkah kebijakan ini diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Abdul Wakid pada hari Minggu (1/2) ” Untuk saat ini masih ada toleransinya, tapi dalam waktu dekat , akan ada aturan kendaraan truk roda 6 tidak boleh masuk dan melintas di jalan dalam kota,” kata Wakid, sebagaimana dilansir kaltengpos.web.id.

Sedangkan teknis pelaksanaan peraturan itu, kata Abdul, akan diatur lebih detail oleh dinas perhubungan kabupaten Lamandau. “Kebijakan ini akan diambil dengan tujuan untuk mengantisipasi kecelakaan dan menjaga ketertiban lalulintas, khususnya di dalam kota Nanga Bulik,” ujarnya.

Diungkapkan pula oleh Abdul, hal tersebut dilakukan agar tidak timbul kemacetan di seputar jalan dalam kota Nanga Bulik. Saat ini, jumlah atau volume kendaraan yang melintas sudah mulai tinggi. “Apalagi di jalan sekitar pasar Nanga Bulik, pada saat-saat tertentu penuh dengan mobil truk roda 6 yang parkir, yang memakan hampir sebagian jalan yang ada, hal ini selain akan menimbulkan kemacetan juga dapat menyebabkan lakalantas” kata Abdul.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here