Dahlan Iskan: Tol Laut Butuh Holding

0
389
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan. ANTARA/Reno Esnir
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan. ANTARA/Reno Esnir

Jakarta – (suaracargo.com)

Rencana pembangunan tol laut oleh presiden terpilih, Joko Widodo, membutuhkan dukungan berupa adanya perusahaan induk (holding company) pelabuhan. Hal itu diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di sela peluncuran pembentukan holding BUMN perkebunan dan BUMN kehutanan.

“Kalau ‘tol laut’ dimulai, nanti pelabuhan juga harus dibikin holding, dan itu penting,” katanya sebagaimana dilansir tempo.co. Dahlan mengatakan hal tersebut di gedung PTPN XI, Surabaya, Kamis, 2 Oktober 2014.

Keberadaan perusahaan induk pelabuhan dinilai akan memperlancar distribusi barang ke seluruh Indonesia. Penyatuan pelabuhan akan mencakup berbagai sistem pelabuhan yang kini masih beragam. Keberadaan perusahaan induk akan menyeragamkan sistem dalam satu komando.

Konsekuensinya, pelabuhan-pelabuhan yang ada dari penjuru barat hingga timur Nusantara harus memiliki kemampuan yang setara. Pelabuhan-pelabuhan itu juga harus siap dengan sistem yang kompatibel satu sama lain. “Jangan sampai berbeda-beda. Pelabuhan di Bitung begini, Jakarta begini, lalu bentuk pelayanan pelabuhan di Surabaya berbeda lagi,” kata Dahlan.

Dahlan mengakui pembentukan perusahaan induk pelabuhan hanya mungkin dilakukan oleh pemerintahan mendatang. Indonesia dulu pernah membuat konsep serupa bernama Pendulum Nusantara. Kementerian BUMN sudah berupaya merintis holding peti kemas setahun yang lalu. “Tapi, kayaknya enggak jalan, tidak berhasil karena ego masing-masing,” ungkapnya.

Menurut Dahlan, peti kemas akan menjadi angkutan barang masa depan. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan adanya holding pelabuhan yang sekaligus mencakup di dalamnya peti kemas dan perusahaan pelayaran.

Di tempat terpisah, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Djarwo Surjanto menolak mengomentari wacana tersebut. “Itu bukan wewenang saya. Tanyakan saja ke Kementerian BUMN,” kata dia saat acara soft opening Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here