Dari 52 Pelabuhan yang Dipantau Kemenhub Jelang Natal, Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Paling Padat

0
297
Pelabuhan Tanjung Balai, Karimun (https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Tanjung_Balai_port,_Karimun,_Indonesia.JPG)

Jakarta – (suaracargo.com)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memantau 52 pelabuhan menjelang Natal dan Tahun Baru. Pelabuhan yang sementara ini terpantau paling padat adalah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Berdasarkan data per 20 Desember 2016 dari Posko Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di Ruang Samudera Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Gedung Karya Lantai 14 Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, hingga pukul 08.00 WIB jumlah penumpang naik 59.358 orang dan jumlah penumpang turun sebanyak 59.690 orang dari total 52 pelabuhan yang dipantau oleh Posko Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

“Dari 52 pelabuhan pantau tersebut, pelabuhan terpadat adalah pelabuhan Tanjung Balai Karimun dengan jumlah penumpang naik sebanyak 7.798 orang dan penumpang turun sebanyak 7.980 orang. Saya sangat mengapresiasi kesabaran dan kedisiplinan para penumpang saat naik-turun kapal sehingga ketertiban di pelabuhan dapat terjaga dengan baik,” jelas Dirjen Perhubungan Laut Tonny A Budiono dalam rilis, Selasa (20/12/2016).

Posko Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 telah dimulai sejak 18 Desember 2016 dan akan berakhir pada 8 Januari 2017 untuk terus melakukan monitoring dan pemantauan terhadap 52 pelabuhan pantau di seluruh Indonesia.

“Saya terus menginstruksikan sekaligus memberikan semangat kepada seluruh jajaran perhubungan laut yang sedang bertugas, khususnya di angkutan laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017, baik yang di kantor pusat maupun yang berada di pelabuhan agar terus berjaga-jaga, memonitor setiap kapal dan lonjakan penumpang di pelabuhan dan memastikan kenyamanan serta keamanan para penumpang kapal,” ucap Tonny, seperti dilansir detik.com.

Pada H-5 ini, belum terjadi adanya lonjakan jumlah penumpang di pelabuhan dan tidak ada penumpang di pelabuhan yang tidak terangkut oleh kapal penumpang. Informasi serupa didapat dari hasil pemantauan CCTV terhadap 52 pelabuhan yang dipantau secara real-time.

“Dari hasil laporan posko dan pengamatan CCTV hingga H-5 terhadap 52 pelabuhan, semua berjalan lancar dan belum ada lonjakan penumpang kapal untuk Angkutan Laut Natal 2016 dan Tahun Baru 2017,” ujar Tonny.

Lebih lanjut, Tonny juga memberikan apresiasi kepada para petugas Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, operator kapal, dan masyarakat pengguna jasa karena telah bersinergi serta saling dukung dalam mewujudkan keselamatan pelayaran yang selamat, aman, nyaman, efektif, dan efisien.

“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung dan menjaga keselamatan pelayaran tanpa kompromi. Saya berpesan untuk para nakhoda kapal agar memperhatikan faktor cuaca ketika akan berangkat dan khusus untuk para penumpang kapal, saya ucapkan terima kasih atas kedisiplinan, ketertiban, dan taat peraturan dengan membeli tiket di tempat resmi yang telah disediakan,” ujar Tonny.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY