Daya Tarik Sebuah Kawasan Industri

0
243

Cikarang – (suaracargo.com)

Kawasan logistik yang ada dalam sebuah kawasan industri dapat menjadi daya tarik bagi perusahaan pengguna kawasan industri tersebut. Jika daya tarik kawasan logistik digarap secara maksimal oleh pengembang kawasan industri, niscaya kawasan industri itu dapat berperan besar dalam membantu negara untuk meningkatkan investasi. Pemerintah Republik Indonesia pun menyadari potensi ini sehingga ada wacana Pusat Logistik Berikat (PLB) pada 14 kawasan industri baru yang sedang disiapkan.

Salah satu pionir pengembang kawasan industri, PT Jababeka Tbk, memiliki fasilitas logistik yang melayani kegiatan ekspor impor di kawasannya, Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Bekasi. Fasilitas logistik yang dimaksud adalah Cikarang Dry Port (CDP), pelabuhan darat yang menjadi perpanjangan pelabuhan laut Tanjung Priok.

CDP adalah pelabuhan umum yang menawarkan pelayanan satu pintu untuk penanganan barang dan solusi logistik bagi aktivitas ekspor impor serta distribusi domestik. Sebagai perpanjangan dari Pelabuhan Internasional Tanjung Priok, Cikarang Dry Port memiliki kode pelabuhan internasional, yaitu IDJBK dimana CDP berlaku sebagai pelabuhan asal (port of origin) serta pelabuhan tujuan (port of destination). Cikarang Dry Port menjadi bagian dari serangkaian program Pemerintah Indonesia, yaitu Kawasan Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT) dan Cetak Biru Logistik Indonesia. “CDP menjadikan Jababeka satu-satunya wilayah industri yang memiliki fasilitas ekspor dan impor,” ujar Direktur PT Jababeka Tbk, Sutedja Sidarta Darmono.

CDP memiliki kapasitas 400 ribu kontainer berukuran 20 kaki (twenty foot equivalent units/TEU). Sampai saat ini, yang dimanfaatkan baru 40 persen dari total kapasitas. Potensi CDP untuk melancarkan lalu lintas barang ekspor dan impor masih sangat besar. “Bila CDP dimanfaatkan pihak-pihak swasta, ini akan dapat mengurangi bebang Tanjung Priok,” tambah Sutedja,

Jika pelabuhan darat ini dimanfaatkan, dwelling time atau waktu bongkar muat barang hingga keluar dari pelabuhan bisa dipersingkat. Dengan demikian, secara keseluruhan biaya yang dikeluarkan pengusaha pun bisa jauh lebih murah. Apalagi dari sisi waktu jauh lebih efisien. Dampak lebih jauhnya, biaya logistik Indonesia yang lebih rendah tersebut memberikan efek positif bagi peningkatan daya saing Indonesia.

Dengan perencanaan matang, fasilitas memadai, dan komitmen untuk terus menjaga dan mengembangkan kawasan industri, Jababeka tidak hanya memberikan kontribusi besar bagi iklim usaha di Indonesia, tetapi juga menjadi percontohan model kawasan industri yang bisa dikembangkan demi tercapainya kemakmuran nasional. Untuk info dan keterangan dapat menghubungi sales kami di 021 – 8934350 atau klik di www.jababeka.com

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY