Demo Supir Truk Lumpuhkan Pelabuhan Ketapang

0
206
Ilustrasi pemogokan (TEMPO/Iqbal Lubis)
Ilustrasi pemogokan (TEMPO/Iqbal Lubis)

Banyuwangi – (suaracargo.com)

Aktivitas Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur; dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, lumpuh sejak pukul 09.00 WIB. Hal itu buntut dari protes sopir dan kernet truk yang menolak menyeberang terpisah dari truk mereka sesuai Maklumat Pelayaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Nomor 16/1/DN-IJ.

Wakil Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan Ketapang Widodo menjelaskan, para sopir truk yang ada di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, hingga pukul 11.00 WIB, masih enggan menyeberang secara terpisah dengan kapal motor penumpang. Mereka ngotot untuk tetap menyeberang bersama truk mereka. Akibatnya, aktivitas bongkar-muat kapal barang di dermaga Pelabuhan Gilimanuk tidak bisa dilakukan.

Lumpuhnya kegiatan di Pelabuhan Gilimanuk kemudian berimbas juga ke Pelabuhan Ketapang. Sejak pukul 09.00 tak satu pun kapal barang bisa diberangkatkan ke Pelabuhan Gilimanuk. “Seharusnya, satu kapal berangkatnya setiap 12 menit,” kata Widodo, Selasa siang, 3 Maret 2015.

Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk masing-masing hanya memiliki tiga dermaga kapal angkutan barang. Sementara, jumlah kapal barang yang beroperasi hari ini sebanyak 14 unit.

Awalnya, sopir-sopir truk di Pelabuhan Ketapang patuh terhadap maklumat pelayaran tersebut. Namun karena sudah dua jam kapal belum juga berangkat, para sopir dan kernet tersebut akhirnya berunjuk rasa. Mereka meminta UPP Ketapang membatalkan kebijakan dari Kementerian Perhubungan itu. “Kami sudah kepanasan dan kelaparan,” kata para sopir.

Hadi Sumarsono, salah satu sopir, mengeluhkan karena maklumat pelayaran tersebut tak disosialisasikan lebih dulu kepada sopir. Padahal sopir punya tanggung jawab besar untuk menjaga barang muatan mereka. “Kalau barangnya rusak siapa yang mau tanggung jawab,” kata Hadi, sebagaimana dilansir tempo.co.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY