Dermaga Terminal 1 Pelabuhan Kalibaru Selesai Dikerjakan

0
374
Foto aerial proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru atau yang disebut Terminal New Priok di Kalibaru, Jakarta Utara, Kamis (21/5).  ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pd/15.
Foto aerial proyek pembangunan Pelabuhan Kalibaru atau yang disebut Terminal New Priok di Kalibaru, Jakarta Utara, Kamis (21/5). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pd/15.

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II telah menyelesaikan 100% pembangunan 450 meter dermaga Container Terminal 1 New Priok sesuai dengan amanat konsesi perseroan dengan pemerintah.

Manager Customer Service PT Pengembang Pelabuhan Indonesia, kontraktor CT 1 New Priok, Hambar Wiyadi mengatakan dari keseluruhan panjang dermaga Container Terminal (CT) 1 yang mencapai 850 meter perusahaannya telah menyelesaikan 95% dari konstruksi tersebut.

“Dari tahap I total 850 meter sekitar 95% telah selesai. Sekarang 450 meter-nya sesuai dengan perjanjian konsesi dengan pemerintah telah selesai 100%,” ujarnya, Minggu (8/9).

Saat ini, Hambar mengungkapkan, perusahaan tersebut tengah mengujicobakan dua unit container crane dan tiga unit rubber tyred gantry (RTG).

Dia menambahkan, perusahaan masih akan menerima dua unit container crane dan tiga unit RTG pada 18 Agustus 2015. Akhir Agustus, empat unit RTG tambahan akan dikirimkan dari Pelabuhan Oita, Jepang yang merupakan tempat di mana mesin-mesin ini diproduksi.

Secara total, CT1 rencananya akan mengoperasikan delapan unit container crane dan 20 RTG. Hambar juga mengatakan bahwa investasi untuk alat dan infrastruktur IT CT1 ini mencapai Rp12,5 triliun.

“Investasi sebesar Rp12,5 triliun, termasuk infrastruktur IT,” ungkapnya, saat dihubungi Bisnis. Sementara itu, kapasitas CT1 ini akan mencapai 1,5 juta TEUs dengan lapangan penumpuk seluas 32 Ha.

Dia yakin proses konstruksi CT1 dengan dermaga 850 meter akan selesai tepat waktu pada akhir tahun ini.

Sambil menyelesaikan CT1, Pelindo II telah membuka proses tender untuk CT 2 dan CT 3. Hambar menjelaskan proses tender untuk dua terminal tersebut dilakukan secara online dan terbuka.

“Semua peminat diberikan password untuk mengakses dokumen penawaran,” katanya, seperti dilansir bisnis.com.

Hingga saat ini, dia mengatakan investor yang berminat masih banyak yang sama dengan tender untuk CT1.

Seperti diketahui, tender CT 1 dimenangkan oleh Mitsui& Co., Ltd. Dengan hak operasi CT 1, perusahaan asal Jepang ini berjanji akan mendatangkan perusahaan pelayaran besar seperti, NYK, Evergreen, Hanjin dan APL.

Berdasarkan data Bisnis, kontrak yang ditandatangani pada April 2014 ini mencakup advance payment senilai US$100 juta dan listing payment sebesar US$14 juta per tiga bulan. Masa berlaku kontrak selama 25 tahun.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here