Dirjen Bea Cukai Kemenkeu: PLB di Indonesia Terinspirasi Gudang Logistik Multifungsi di Dubai

0
268
ilustrasi pusat logistik berikat (sentananews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi mengungkapkan, pembangunan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dilakukan Indonesia saat ini pada dasarnya adalah keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Indonesia seperti Dubai. Negara di Timur Tengah itu memiliki gudang logistik multifungsi yang mampu menampung bahan baku untuk kebutuhan industri.

Dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Dubai Aluminium dan Dubai Port tahun lalu, kata Heru, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut langsung memerintahkan kepada para menteri dalam jajarannya agar gudang logistik serupa juga dibangun di Tanah Air.

“Kalau ada yang bertanya, ini serius tidak PLB. Ini sangat serius. Karena political will-nya itu jelas dari Presiden. Kalau kita lihat Presiden ke Dubai, beliau meninjau PLB, maka perintah ke jajaran di bawahnya, kira-kira beliau ngomong, kenapa kita tidak punya ini di Indonesia,” katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Karena itu, dalam Paket Kebijakan Ekonomi Jilid II yang bertema logistik, Presiden langsung memerintahkan untuk membuat PLB agar biaya logistik di Indonesia bisa ditekan agar lebih murah dan efisien. Apalagi, Indonesia memiliki potensi pasar cukup besar dengan jumlah penduduk yang sebesar 255 juta jiwa.

“Indonesia penduduknya separo negara ASEAN. Berarti besar. Kalau logistik masih 24%, maka tentunya potensi yang besar ini tidak akan terlalu maksimal,” imbuh dia, seperti dilansir sindonews.com.

Dia menambahkan, Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian PLB di kawasan Cakung beberapa waktu lalu juga meminta agar para pengusaha PLB ini dapat menarik penimbunan barang ekspor dan impor yang sebelumnya berada di negara tetangga ke Indonesia.

“Lakukan apapun, pindahin yang namanya logistik dari luar negeri ke Indonesia. Pindahin semua. Karena 255 juta market yang besar.? Sehingga PLB juga harus ada di semua pulau. Ada di semua provinsi, ada di semua daerah. Sehingga kita jadi semakin efisien,” tandasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here