Dirjen Hubla Kemenhub Targetkan Pembangunan 39 Pelabuhan Laut

0
129

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktor Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan 39 pelabuhan laut dan 70 kapal perintis pada 2018. Pendanaan untuk dua proyek itu berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pembangunan pelabuhan dan pengadaan kapal perintis merupakan salah satu fokus pembangunan pada 2018. “[Pelabuhan dan kapal perintis] Untuk meningkatkan pelayanan kelancaran distribusi barang dan mobilitas manusia serta menunjang dan mengembangkan program tol laut,” jelas Budi Karya dalam siaran pers yang dikutip Bisnis.com, Kamis (7/9/2017).

Secara umum, Kementerian Perhubungan memiliki total Pagu Anggaran Tahun 2018 sebesar Rp 48,187 triliun. Menurut Budi Karya, jumlah tersebut turun Rp298,507 miliar dibandingkan dengan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2018.

Penurunan bersumber dari Rencana Penarikan Pinjaman Luar Negeri pada proyek Bandung Urban Railway Transport Development, Electrification Padalarang-Cicalengka Line (PLN/AFD & PLN/Natixis) serta Engineering Services for Jakarta MRT East-West Line Project Phase I (PLN/JICA).

Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut Bay M. Hasani, mengatakan tahun depan Kemenhub berencana membuka trayek baru yang bakal menjadi pendamping rute tol laut. Rute itu bakal dilayani oleh 15 kapal perintis milik Kemenhub di mana saat ini kapal-kapal tersebut masih dalam tahap konstruksi. “Operatornya kita bisa lelang atau penugasan,” tukasnya.

Di samping memadukan konektivitas antarmoda, Kemenhub juga menginisiasi sentra logistik bernama Rumah Kita. Kemenhub menggandeng BUMN seperti Perum Bulog dan PT Rajawali Nusantara Indonesia dalam pengembangan sentra logistik itu.

Pengembangan sentra logistik diharapan bisa merangsang perkembangan ekonomi lokal sehingga dalam jangka panjang muatan balik yang saat ini masih rendah bisa perlahan meningkat. Tiga rute tol laut hingga saat ini masih mencetak nihil muatan balik sedangkan tujuh rute lain mencatat muatan balik di bawah 50% dari kapasitas angkut.

Sumber: industri.bisnis.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY