Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Tetapkan Pendaftaran Kapal Secara Online

0
336
Pelabuhan Batuampar, Batam (beritatrans.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menerapkan pendaftaran kapal secara daring atau online di 190 pelabuhan yang ada di seluruh Indonesia.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Umar Aris mengatakan, pihaknya tengah mengejar pengembangan sistem pendaftaran secara online seiring dengan Inaportnet atau sistem layanan tunggal berbasis internet. “Dengan memanfaatkan teknologi informas, kita terapkan sistem online, agar memberikan keterbukaan info dan lebih transparan,” katanya kepada wartawan, Kamis (10/3).

Dia menyebutkan saat ini pelabuhan yang sudah bisa melayani sistem online, sebanyak 44 pelabuhan, seperti Pelabuhan Batam (kelas I), Pelabuhan Tanjung Perak (Kelas Utama), Pelabuhan Luwuk (V). Umar menambahkan, dengan adanya sistem pendaftaran kapal online, proses pendaftaran bisa dilakukan kapan saja walaupun proses approval (penerimaan) tetap dilakukan saat jam kerja. Sistem itu juga memudahkan pencarian data karena master data kapal yang terpusat dan memudahkan dalam memonitor pandaftaran kapal di pelabuhan unit pelaksana teknis (UPT-UPT).

“Tersedianya data kapal yang up to date dan valid secara real time dan dapat sebagai sumber tunggal data kapal Indonesia, sehingga bisa digunakan kementerian lain atau Indonesia National Single Window (INSW),” katanya, seperti dilansir republika.co.id.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Sugeng Wibowo menyebutkan bahwa untuk saat ini sudah 50 kapal yang sudah mendaftar secara online, 20 di antaranya kapal penangkap ikan. Jika dihitung secara total, baik online maupun tidak, saat ini sudah terdaftar 43 ribu kapal dengan ukuran tujuh GT ke atas dan 18 ribu kapal di antaranya merupakan kapal penangkap ikan.

“Kita akan kejar terus sistem online ini, baik sosialisasi maupun kesiapan sumber daya manusia (SDM),” katanya.

Termasuk, lanjut dia, akan didorong juga Pelabuhan Sunda Kelapa untuk menerapkan sistem pendaftaran kapal online. “Bulan ini akan kita kejar 10 pelabuhan,” katanya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here