Disuntik Anggaran 458 Miliar, Pembangunan Empat Pelabuhan di Bali Kembali Berlanjut

0
356
Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (industri.bisnis.com)
Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (industri.bisnis.com)

Denpasar – (suaracargo.com)

Pembangunan empat pelabuhan di Bali akan kembali dilanjutkan pada tahun ini menyusul turunnya pagu anggaran dana infrastruktur transportasi senilai Rp 458 miliar untuk Bali dari Kementerian Perhubungan.

Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, menegaskan bantuan pendanaan itu tidak semuanya diberikan langsung ke daerah, melainkan ada yang melalui badan usaha milik negara (BUMN).

“Ada beberapa proyek akan dikerjakan oleh Kementerian BUMN seperti pengerukan kolam pelabuhan yang dikerjakan Pelindo, serta dermaga pelabuhan dikerjakan oleh ASDP,” jelasnya pada hari Rabu (4/2/2015), sebagaimana dilansir industri.bisnis.com.

Keempat pelabuhan yang dilanjutkan pembangunanya itu meliputi, Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo di Karangasem, Dermaga Gunaksa di Klungkung, Gilimanuk di Jembrana, dan Benoa di Denpasar. Sebelumnya pembangunan pelabuhan tersebut mandeg, karena terkendala masalah pendanaan.

Dari keempat pelabuhan itu, baru untuk Gunaksa yang sudah ada rinciannya, yaitu, totalnya Rp75 miliar, di mana pemanfaatnya Rp33 miliar untuk pembangunan akses jalan menuju pelabuhan, dan Rp42 miliar untuk fisik bangunan pelabuhan.

Khusus Gunaksa, Pemkab Klungkung didesak segera membentuk badan usaha yang akan menaungi operasional pelabuhan tersebut. Sementara itu, tiga pelabuhan lainnya hingga saat ini belum diketahui perincian anggarannya. Hal itu disebabkan karena pengelolaan ketiga pelabuhan itu diserahkan kepada masing-masing pengelola, salah satunya Pelindo III.

“Karena itu, BUMN juga kami minta segera berkoordinasi dengan kementerian untuk pendanaannya mengingat akan mendapatkan tambahan modal dari pemerintah,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Bali I Ketut Artika menambahkan, pembangunan keempat dermaga akan berdampak terhadap kelancaran aktivitas transportasi di Bali. Dia mencontohkan, penambahan dermaga di Gilimanuk akan membantu mempercepat arus kendaraan dari Bali ke Jawa.

Pelabuhan Gilimanuk sering tidak mampu menanggung beban kendaraan pada saat-saat tertentu seperti Hari Raya Idul Fitri. Kondisi seperti itu seringkali menyebabkan kemacetan yang memanjang hingga Jembrana. Untuk Pelabuhan Pesiar Tanah Ampo, kelanjutan pembangunanya dapat mendatangkan kapal pesiar yang memberikan multiplier effect bagi Kabupaten Karangasem.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here