DPR Minta Pembangun Pelabuhan Gunaksa Dituntaskan

0
371
Transportasi Laut Antar Pulau Source : VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
Transportasi Laut Antar Pulau Source : VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

Bali – (suaracargo.com)

Komisi V DPR RI minta pembangunan Pelabuhan Gunaksa di Kabupaten Klungkung, Bali, segera dituntaskan. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V ke Provinsi Bali, Fary Djemy Fancis, saat meninjau kondisi riil pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Gunaksa tersebut Senin 8 Desember 2014.

“Kita ingin menyelesaikan persoalan pelabuhan ini dengan cepat. Anggaran yang digunakan untuk mewujudkan pelabuhan ini juga tidak sedikit, maka itu seharusnya segera dituntaskan,” terang Djemy Francis, sebagaimana dilansir news.viva.co.id.

Fary juga menegaskan, bahwa Pelabuhan Gunaksa ke depannya akan bisa mendongkrak perekonomian di Klungkung. Perekonomian di Kecamatan Nusa Penida pun juga bisa ikut terdongkrak. “Mana yang bisa diselesaikan Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan nanti harus jelas, anggaran sudah tersedot banyak dan sebaiknya bisa segera dituntaskan,” ujarnya.

Anggota Tim Komisi V, Agung Budi Santoso (F-PD), mempertanyakan akses jalan masuk menuju Pelabuhan Gunaksa. Pasalnya saat ini, akses jalan menuju Pelabuhan Gunaksa langsung dibelokkan dari Jembatan IB Mantra (Tukad Unda).

“Jika langsung dari jembatan dibelokkan ke selatan menuju dermaga, jelas tidak bisa. Sebaiknya ada jalan lain sebagai lingkar jalan sebagai akses menuju dermaga,” jelasnya.

Sementara Bakrie (F-PAN), mempertanyakan lahan Pelabuhan Gunaksa yang masih terbelit kasus hukum. Ia meminta agar persoalan hukum tersebut bisa diselesaikan terlebih dulu. “Kementerian PU jelas tidak berani memberikan anggaran, mengingat lahan pelabuhan masih kena kasus hukum,” terang Bakrie.

Fary menambahkan bahwa komitmen pemerintah pusat untuk menyelesaikan Pelabuhan Gunaksa sudah berjalan. Dan, terkait anggaran yang akan digunakan untuk pembuatan jalan tersebut, Komisi V DPR-RI akan mengadakan rapat koordinasi dengan Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Klungkung Suwirta, yang mendampingi Tim Komisi V, menjelaskan bahwa penyelesaian Pelabuhan Gunaksa adalah titik awal dari penyelesaian keseluruhan. “Kami Pemkab Klungkung juga berharap pelabuhan ini bisa beroperasi sesuai jadwal,” terang Suwirta.

Dengan selesainya Pelabuhan Gunaksa, kata Suwirta, setidaknya angkutan laut sudah bisa beroperasi dan pembangunan akses jalannya juga dilanjutkan. Dari informasi yang dia dapatkan, untuk tahun 2015, akses Dermaga Gunaksa mendapatkan anggaran dari pusat sebesar Rp70 miliar, sehingga akses jalan sepanjang 1,7 km tersebut adalah akses jalan termahal di Indonesia.

Sementara Kadishubkominfo, Nengah Sukasta menjelaskan bahwa akses jalan menuju pelabuhan luas lahannya mencapai 12,37 hektar dan semuanya sudah milik Pemkab Klungkung.

Namun Bakrie menyela, dalam menggunakan anggaran yang berasal dari APBN, terkait dengan pengadaan lahan, persoalan lahan harus sudah clear dan tidak ada masalah hukum lagi. “Kalau masih terbelit kasus hukum, nanti lahan tersebut diduduki kembali oleh pemilik lahan bagaimana, dan kalau tidak segera dituntaskan harga lahan nanti semakin mahal,” jelas Bakrie.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here