DPRD Minta Proyek JIIPE Dikaji Ulang

0
419
lokasi JIIPE (jiipe.com)
lokasi JIIPE (jiipe.com)

Surabaya – (suaracargo.com)

Megaproyek pelabuhan khusus industri bernama Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) milik PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) dan PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) di Kalimireng Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) mendapat sorotan DPRD Jawa Timur.

DPRD mendesak Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengkaji ulang proyek JIIPE karena Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) proyek tersebut tidak melibatkan pemerintah Jawa Timur.

“Harusnya melibatkan pemerintah. Sebab, Bupati Gresik sifatnya hanya merekomendasi bukan menentukan. Karena itu kami mendesak Gubernur Jatim mengkaji ulang proyek itu,” ujar Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Bambang Suhartono, Kamis (17/9/2015).

Proyek senilai Rp8 triliun itu, kata Bambang, dibangun murni dari investor swasta. “Pada dasarnya kami sangat welcome dengan investor yang mau membangun di Jatim, tapi tetap harus sesuai aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” kata Bambang, seperti dilansir Metrotvnews.com.

Menurut Bambang, KLHS sangat penting. Terlebih lagi, kawasan terpadu itu sangat berkaitan dengan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) yang selama ini menjadi jalur utama pelayaran semua kapal yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Tanjung Perak dan sekitarnya. “Sehingga, dikhawatirkan dapat mengganggu APBS serta memicu bahaya,” katanya

Berdasarkan rencana strategis, kata Bambang, pelabuhan Kalimireng membutuhkan lahan seluas 3.000 hektare yang meliputi daratan, pesisir maupun reklamasi pantai.

“Bayangkan, pelabuhan ini kapasitasnya sangat besar, pasti kapal yang masuk dan parkir nantinya juga banyak. Kemungkinan dapat mengganggu jalur kapal lain yang menuju Pelabuhan Teluk Lamong, Tanjung Perak, Pelabuhan Socah Madura hingga Tanjung Tembaga, Probolinggo,” kata mantan ketua DPRD Kabupaten Gresik ini.

JIIPE dibangun di atas lahan seluas 2.933 hektare yang terbagi atas tiga zona, yakni zona residential estate seluas 765 hektare, industrial estate seluas 1.761 hektare, dan sea port estate seluas 406 hektare. Lokasi sea port estate terletak paling menjorok di tengah laut.
UWA

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here