Dua Fixed Crane Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan NTB

0
419
ilustrasi pelabuhan (foto:Istimewa/sindonews.com)
ilustrasi pelabuhan (foto:Istimewa/sindonews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III mengklaim, arus petikemas di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat mengalami peningkatan produktivitas hingga 400 persen. Peningkatan itu terjadi pasca kedatangan dua unit alat bongkat muat baru jenis fixed crane pada pertengahan Februari lalu.

General Manager Pelindo III Cabang Lembar, Mudjiono mengatakan, alat bongkar muat jenis fixed crane tersebut khusus digunakan untuk bongkar muat petikemas. Selama ini, pelayanan bongkar muat petikemas di Pelabuhan Lembaga masih menggunakan crane darat dan crane kapal.

“Produktivitas kedua alat tersebut hanya delapan boks per jam. Satu fixed crane dapat menangani petikemas hingga 16 boks per jam. Jadi dengan dua alat baru ini dalam satu jam kami bisa menangani 32 boks petikemas,” ungkap Mudjiono dalam siaran persnya, Jumat (17/4). Untuk mendatangkan kedua alat tersebut dari Tiongkok, Pelindo III harus mengeluarkan biaya sebesar 2,74 juta dolar AS.

Selain menerima tambahan dua unit fixed crane, Pelabuhan Lembar juga akan menambah lapangan penumpukan petikemas seluas 9 ribu meter persegi.Lapangan penumpukan itu kata Mudjiono akan memperkuat lapangan yang sudah ada, yang memiliki luas 18.650 meter persegi. Hal itu dilakukan melihat arus petikemas yang semakin meningkat. “Saat ini kapasitas lapangan penumpukan sekitar 876 TEUs. Dengan adanya penambahan ini akan menjadi 1.200 TEUs,” tukasnya, sebagaimana dilansir jpnn.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here