Dukung Kelancaran Arus Barang, JICT Siapkan 20 Gerbang Elektronik

0
562
Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) akan menggelar deklarasi Truk sebagai Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, di Tanjung Priok, Jakarta Senin (13/3/2017). (Tribun Jateng / Raka F. Pujangga)

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Jakarta International Container Terminal (JICT), bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) dan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (kemhub) mendukung deklarasi gerakan “Truk Pelopor Keselamatan” di Terminal JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (13/3).

Pihak JICT juga menyiapkan sedikitnya 20 gate elektronik yang dilengkapi dengan Sistem Informasi Angkutan Barang (SIAB) untuk memastikan truk kontainer yang melintas ke Terminal JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara terpantau dengan baik.

Wakil Direktur Utama JICT, Riza Erivan, mengatakan bahwa pihaknya sudah menandatangani kesepakatan dengan Aptrindo mengenai sistem sensor ID yang ada di setiap gerbang. “Setiap hari di Pelabuhan Tanjung Priok ini sedikitnya ada 10.000 truk keluar-masuk melakukan aktifitas bongkar muat barang. Sekitar 5.000 sampai 6.000 diantaranya melalui Terminal JICT,” ujar Riza.

Dengan pelaksanaan SIAB di seluruh gerbang JICT, lanjut Riza, pihaknya dapat memberikan layanan yang lebih baik dan optimal kepada para pelanggan di kawasan Pelabuhan terbesar di Indonesia itu. “Aplikasi ini secara real time memantau aktifitas truk dan pengemudinya, new Gate System dilengkapi dengan timbangan tanpa kendaraan harus berhenti. Selain itu kami juga menerapkan e-Billing, sehingga pengguna jasa tidak perlu datang untuk transaksi ke pelabuhan,” tambahnya, seperti dilansir beritasatu.com.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Aprtindo, Gemilang Tarigan, menyebutkan, pihaknya berkomitmen untuk menciptakan sistem angkutan truk yang aman dan sesuai dengan standar internasional dan kemaritiman internasional. “Puluhan perwakilan dari sejumlah perusahaan logistik tadi sudah menyampaikan deklarasi komitmennya untuk menyatakan angkutan truk logistik sebagai pelopor keselamatan berkendara,” kata Gemilang.

Dengan jumlah anggota perwakilan di 13 Provinsi di seluruh Indonesia dan masuk dalam anggota luar biasa Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Aptrindo memastikan bahwa sistem angkutan truk logistik dapat terpantau dan terintegrasi datanya dimanapun berada. “Truk yang sudah terpantau dengan sistem elektronik ini bisa dipantau di gerbang tol ataupun rest area, jadi secara data statistik dan keselamatan penumpang dapat diutamakan,” tambahnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here