Dukung Tol Laut, Kemenhub Andalkan Kapal Perintis

0
366
ilustrasi galangan kapal (maritimmediam).co
ilustrasi galangan kapal (maritimmediam).com

Jakarta – (suaracargo.com)

Kementerian Perhubungan terus mematangkan rencana pemerintah mengoperasionalkan tol laut untuk mengoptimalkan konektivitas jalur pelayanan transportasi dan logistik ke seluruh Indonesia. Salah satunya adalah dengan mengandalkan kapal-kapal perintis, baik sebagai kapal utama maupun feeder antar pelabuhan.

Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Wahyu Hidayat, mengatakan, soal kebutuhan kapal perintis dan kapal-kapal lain untuk kebutuhan tol laut itu, pihaknya masih mengkaji berapa pasti kebutuhannya. “Yang pasti, kita sekarang mencoba penuhi dulu yang dibutuhkan untuk memperlancar kegiatan ekonomi di wilayah tertentu, jelas Wahyu, seperti dilansir maritimmedia.com.

Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan telah meneken kontrak pembuatan delapan unit kapal perintis senilai Rp246,6 miliar dengan para kontraktor yang telah memenangkan tender terbuka alias proses lelang. Kapal-kapal yang akan dibuat dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015-2016 ini akan ditempatkan di Makassar, Kendari, Bima, Tilamuta, Babang, Sanana, Sintete dan Kotabaru.

“Ini dilakukan dalam rangka mendukung program tol laut untuk percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan menjamin konektivitas antar pulau di daerah terpencil guna menjamin tumbuhnya pusat-pusat perdagangan dan industri?,” kata Wahyu.

Spesifikasi kapal yang dibuat Kemenhub ada dua jenis, yaitu tipe 750 DWT yang akan diproduksi sebanyak enam unit dan dua unit tipe 500 DWT?. Untuk tipe 750 DWT akan ditempatkan di Makassar, Kendari, Bima, Tilamuta, Babang dan Sanana. Sedangkan yang 500 DWT akan ditempatkan di Sintete dan Kotabaru.

Wahyu menyebut setiap jenis kapal yang dipesan berbeda harganya sesuai kapasitas dan jenisnya. Untuk kapal tipe 750 DWT nilainya ?Rp32,3 miliar per unit, spesifikasi kapal perintis tipe 750 DWT memiliki panjang 58,50 meter, kecepatan 12 knot, dan mampu mengangkut 265 penumpang dengan kapasitas angkut barang 400 ton. Sementara kapal perintis tipe 500 DWT yang memiliki panjang 51,80 meter nilainya sebesar Rp26,4? miliar per unit.

Pembangunan delapan unit kapal perintis ini akan dilaksanakan selama 14 bulan dan dikerjakan oleh kontraktor pemenang lelang yakni PT Dumas Tanjung Perak Shipyard mengerjakan pembangunan Kapal Perintis Tipe 750 DWT (Paket A dan Paket B). Ada juga PT Mariana Bahagia yang mengerjakan pembangunan Kapal Perintis Tipe 750 DWT (Paket C dan Paket E).

Dan PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia yang mengerjakan pembangunan Kapal Perintis Tipe 750 DWT (Paket D dan Paket F). Sedangkan PT Dok Bahari Nusantara akan mengerjakan pembangunan Kapal Perintis Tipe 500 DWT (Paket G dan Paket H).

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here