Dulu Belasan Miliar, Kerugian PT Pos Indonesia Menurun Hingga 560 Juta

0
140
‎Suasana saat petugas kantor Pos mengecek barang-barang yang hendak dikirim keluar. (tribunsumsel.com/Eko Hepronis)

Jakarta – (suaracargo.com)

PT Pos Indonesia (Persero) mengalami kerugian Rp 560 juta di semester I-2017. Angka ini mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai belasan miliar rupiah.

Menurut Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi Wahyu Setijono, salah satu penyebab kerugian perseroan adalah karena menjamurnya jasa pengiriman barang atau logistik.

Pos Indonesia yang juga melayani pengiriman barang tak lagi menjadi pilihan utama masyarakat, karena banyaknya pilihan lain dengan harga yang kompetitif.

“Rugi enggak terlalu signifikan, tapi sebuah indikasi kecepatan kita memperbaiki keadaan masih kalah cepat. Rugi Rp 500 juta, Rp 560 juta tapi unaudited,” kata Gilarsi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rqbu (6/9/2017).

Selain itu, mulai banyaknya branchless banking atau agen layanan bank tanpa kantor di sekitar pemukiman juga menurunkan pendapatan perseroan dari jasa pengiriman uang. Masyarakat kini lebih mudah datang ke agen bank dibandingkan pergi ke kantor pos untuk mengirimkan uang.

“Di bank boleh buka branchless banking mulai efektif 2016 mulai menggerus tapi ter-buffer bisa teratasi cukup banyak. Sementara penggerusan market kita oleh Laku Pandai berlanjut, suatu daerah rural dikuasai Pos, sekarang didatangi per pintu RT RW,” ujar Gilarsi.

Untuk menekan kerugian, pihaknya akan melakukan inovasi dari segi bisnis logistik yang akan memanjakan pengguna jasanya.

“Kita harus bisa melakukan minimal sama di branding-nya kan, atau lebih baik,” ujar Gilarsi, seperti dilansir detik.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY