Dwelling Time Tanjung Priok Turun Hingga 4,29 Hari

0
358
ilustrasi peti kemas di Tanjung Priok (poskotanews.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Waktu tunggu kontainer atau dwelling time di pelabuhan tersibuk di Indonesia ini telah mencapai 4,29 hari per November 2015. Demikian klaim dari Kepala kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok Fadjar Dony.

Waktu dwelling time yang awalnya 5,59 hari pada Juni 2015 saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Priok. Namun, setelah melakukan berbagai terobosan, percepatan waktu tunggu kontainer sejak dibongkar dan ditimbun di area pelabuhan hingga keluar dari pelabuhan sudah berhasil dilakukan. Semua itu berkat sinergi dengan 18 kementerian/lembaga pemerintah turut andil dalam terobosan tersebut.

Fadjar lalu memberikan rincian waktu dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok yang mencakup proses pre customs clearance 2,37 hari, customs clearance 0,47 hari, dan post customs clearance 1,45 hari.“Tidak kita pungkiri salah satunya juga karena faktor penurunan impor namun tidak terlalu signifikan. Penghitungan ini adalah penghitungan rata-rata,” ujar Fadjar Donny saat memperkenalkan seluruh Kabid dan pejabat baru di lingkungan KPU BC Tanjung Priok kepada wartawan, di Kelapa Gading, Selasa (15/12/2015) dan dilansir poskotanews.com.

Selain kementerian/lembaga pemerintah, pemangku kepentingan seperti pengusaha kapal dan truk juga memiliki peran besar dalam berkurangnya waktu tunggu kontainer di pelabuhan, kata Fadjar. Pada kesempatan itu, Fadjar Donny juga meminta agar perusahaan kapal dapat mempersiapkan pengurusan dokumen secara online, termasuk trucking. Hal itu disebabkan karena KPU Bea dan Cukai Priok telah membuka layanan 24/7 sehingga dwelling time terus dapat ditekan waktunya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here