Fasilitas SPBG Sudah Tersedia di Terminal Teluk Lamong

0
425
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia. (sumber: Suara Pembaruan)
Ilustrasi pelabuhan di Indonesia. (sumber: Suara Pembaruan)

Surabaya – (suaracargo.com)

Sebagai terminal ramah lingkungan pertama di Indonesia, PT Terminal Teluk Lamong kini telah menyediakan fasilitas penunjang stasiun Bahan Bakar Gas (BBG) untuk alat transportasi berbahan bakar gas.

Siaran pers yang diterima Jurnal Maritim dari Pelindo III, penyediaan fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Pertamina (Persero), melalui anak perusahaan PT Pertagas Niaga pada Selasa, (24/3). Kerja sama bertujuan untuk penyediaan infrastruktur SPBG atau daughter station.

SPBG telah resmi tersedia di Terminal Teluk Lamong, dengan kapasilas 4000 LSP (Liter Setara Premium) dan 4 plugs yang bisa melayani 4 truk dalam sekali pengisian. Pada tahap pengisian, Teluk Lamong menggunakan Gas Transport Module (GTM) di mana truk milik PT Pertagas Niaga akan datang untuk mengisi truk gas di terminal.

“GTM dilakukan sampai coriolis meter (alat untuk mengukur laju aliran massa dari cairan menuju tabung) yang ada pada daughter station terpasang,” kata Edward Danner, Corporate Planning and Communication Departement Head PT Terminal Teluk Lamong, sebagaimana dilansir jurnalmaritim.com.

Sebelum memulai proses pengisian gas pertama, Tim QHSSE PT Pertagas Niaga memberikan pengarahan keselamatan kerja kepada tim operasional di transfer area PT Terminal Teluk Lamong.

Seluruh peralatan yang digunakan dalam pengisian gas disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Hal itu dilakukan untuk memastikan peralatan bisa berfungsi dengan baik. “Untuk mengukur tekanan dalam tabung akan digunakan infrared. Bagi operator di lapangan pengisian, akan dihentikan apabila kecepatan angin melebihi 25 knot dengan kelembaban di atas 40 persen,” kata Bambang, Tim HSSE PT Pertagas Niaga.

“Ini sebagai imbauan bahwa stasiun BBG tidak tertutup untuk internal Teluk Lamong saja, tapi untuk khalayak umum yang membutuhkan,” tambah Edward. Stasiun BBG ini adalah juga sebagai bagian partisipasi Terminal Teluk Lamong dalam mendukung program pemerintah untuk pengalihan pemakaian BBM menjadi BBG.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here