Gubernur Nurdin Puji Tindakan Syahbandar Hentikan Pelayaran

    0
    409
    Gubernur Nurdin memberi arahan di kapal penumpang saat inspeksi ke sejumlah pelabuhan di Kepri, Senin (14/11/2016)

    Tanjung Pinang – (suaracargo.com)

    Gubernur Nurdin Basirun memuji tindakan Syahbandar di sejumlah pelabuhan rakyat di Kepri. Pujian itu disampaikan oleh Nurdin setelah sepanjang Senin (14/11/2016) saat melakukan inspeksi ke beberapa pelabuhan.

    Pelabuhan yang diinspeksi oleh Nurdin antara lain, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Penyengat dan Sri Bintanpura Tanjungpinang. Pujian itu disampaikan langsung Gubernur Nurdin karena pihak Syahbandar menghentikan sementara kapal-kapal untuk tidak berlayar karena cuaca kurang bersahabat.

    Sebab, sambung Nurdin, dengan begitu semua memperhatikan keselamatan masyarakat. Akhirnya, tidak ada pihak yang saling menyalahkan jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan.

    “Makasih ya pak, telah menahan kapal antar pulau agar tidak berangkat, izin berlayar kapal, suratnya jangan ditandatangani, jika cuaca dinilai masih belum bagus. Koordinasi dengan BMKG,” tegas Nurdin kepada Syahbandar Sekupang, Komarruddin ketika melakukan sidak di Pelabuhan antar pulau Sekupang Senin (14/11/2016) siang.

    Di Pos Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura, Nurdin juga menanyakan hal yang sama kepada Sutoyo, Kepala Posnya. Di depan Nurdin, Sutoyo mengatakan bahwa pihaknya saat cuaca tifak bersahabat memang menghentikan sementara kapal belayar.
    Menurut Sutoyo, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan Telagapunggur. “Jika di Punggur angin dan gelombang besar, fery tidak diberangkatkan,” jelas Sutoyo.

    Setelah dari Sri Bintan Pura, Gubernur melanjutkan peninjauan ke Pelabuhan di Pulau Penyengat. Di Penyengat, Nurdin mengingatkan agar pompong tidak diberangkatkan jika cuaca tidak memungkinkan.

    Para penumpang pun diingatkan untuk tetap menggunakan baju pelampung. “Jangan anggap sepele walapun jaraknya dekat,” kata Nurdin, seperti dilansir Tribun Batam.

    Kepada semua pengelola pelabuhan, dalam rilisnya ke Tribun, Nurdin minta saling berkoordinasi. Apalagi jika cuaca tidak bersahabat. Untuk mendukung koordinasi itu, Nurdin berjanji akan membantu radio atau alat komunikasi kepada pengelola pompong di Penyengat.

    “Saya bantu dua Radio,” kata Nurdin.

    Sebelumnya, Nurdin melakukan sidak ke pelabuhan Sekupang, sebab, cuaca di daerah Kepri, sejak pagi hujan disertai angin. Hal ini membuat mantan nakhoda kapal ini punya firasat harus ke pelabuhan untuk memantau situasi di lapangan.

    Setiba di pelabuhan antar pulau Sekupang, Nurdin menaiki satu persatu kapal yang ditahan oleh pihak Syahbandar. Di dalam kapal, Nurdin berdialog dengan para penumpang dan meminta agar jangan memaksa pihak kapal untuk berlayar.

    “Bapak bapak dan ibu-ibu, sabar ya, jangan paksa kapal untuk berangkat, cuaca lagi tidak bersahabat,” ujar orang nomor satu di Provinsi Kepri itu kepada penumpang kapal tujuan Moro, Karimun dan Selatpanjang.

    Kepada Nakhoda kapal, jelas Nurdin, tolong baju pelampung dipersiapkan secara baik dan diletakkan di tempat yang benar.
    “Cuaca tidak bisa kita prediksi kapten, jadi tolong jangan anggap remeh, kasihan penumpang. Ingat pengalaman pengalaman musibah yang pernah terjadi beberapa waktu lalu di Kepri ini,” pesan Nurdin berulang kali kepada beberapa kapten kapal.
    Sedangkan Komarrudin menjelaskan, mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB, ada sekitar lima fery yang ditahan untuk tidak berlayar, diantaranya, fery ke Moro, Karimun dan Selatpanjang.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here