Hadapi MEA 2015, Pelindo III Perluas Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin

0
249
ilustrasi pembangunan pelabuhan (beritadaerah.co.id)
ilustrasi pembangunan pelabuhan (beritadaerah.co.id)

Kalimantan – (suaracargo.com)

PT Pelindo III Banjarmasin, Kalimantan Selatan memperluas Pelabuhan Peti Kemas Trisakti hingga menjadi 13 hektare sebagai persiapan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Perluasan ini merupakan bagian dari upaya perseroan dalam meningkatkan pelayanan dan meningkatkan daya saing di kawasan ASEAN.

Manager Pelindo III Banjarmasin Hengki Jajang Herasmana, Kamis (15/10) mengatakan, pembangunan dan penambahan areal terminal peti kemas tersebut menelan dana hingga Rp8 miliar dengan penambahan daya tampung 120 ribu unit peti kemas. Untuk itu total daya tampung terminal peti kemas Trisakti menjadi sekitar 800 ribu unit.

Selain itu Pelindo III juga telah mengembangkan dermaga tambat dari sebelumnya hanya bisa disandari untuk tiga kapal, namun saat ini menjadi bisa disandari untuk empat kapal besar ukuran empat ribu grestoon. Dengan adanya penambahan berbagai fasilitas tersebut, maka pelayanan terhadap konsumen pelabuhan juga akan terus ditingkatkan.

Hengki menjelaskan pula, jika peningkatkan pelayanan tersebut antara lain dengan mempersingkat waktu bongkar muat dengan melengkapi fasilitas pelabuhan dengan berbagai teknologi canggih. Langkah yang dialakukan oleh Pelindo III ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maritim sehingga dibutuhkan pelabuhan dengan kelengkapan fasilitas dan teknologi.

Sementara itu, Manajer Terminal Peti Kemas Pelindo III Banjarmasin, Hermani Gunawan menambahkan bahwa saat ini proses bongkar muat kapal dengan kapasitas peti kemas 400 box mencapai 17 jam atau jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2015 ini arus kedatangan barang dari berbagai daerah hingga September 2015 baru mencapai 283 ribu box atau rata-rata sekitar 28 ribu box per bulan. Jumlah tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan dengan rata-rata 33 ribu boks per bulan.

Gunawan mengungkapkan sejak tahun 2013, arus kedatangan barang ke Kalimantan Selatan terus mengalami penurunan dimana pada periode 2013-2014 terjadi penurunan sebesar 4 persen. Saat ini dari 2014 ke 2015 kembali terjadi penurunan sekitar 7 persen. Pada tahun 2014 tercatat rata-rata kedatangan peti kemas masih mencapai 30 ribu box lebih per bulan atau total mencapai 374 ribu per tahun, akan tetapi saat ini rata-rata hanya sekitar 28 ribu box per bulan.

Meskipun terjadi penurunan dalam setiap tahunnya, Pelindo III tetap yakin dengan tumbuhnya industri akan berdampak kepada peningkatan arus kedatangan barang. Dalam beberapa tahun kedepan diyakini akan ada peingkatan kedatangan barang seiring dengan pulihnya kondisi perekonomian di Kalimantan Selatan.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY