Hadapi MEA, Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat Programkan Peningkatan Kompetensi Buruh Pelabuhan

0
312

Jakarta – (suaracargo.com)

Menghadapi diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok memprogramkan peningkatan kompetensi para buruh bongkar muat pelabuhan.

Program peningkatan kompetensi tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan diklat dengan target perolehan sertifikasi bagi masing-masing TKBM dari lembaga yang berkompeten.

Irma Suryani Chaniago anggota Komisi IX yang juga selaku Pembina STKBM meminta para pengelola pelabuhan memperhatikan upah yang layak bagi para buruh bongkar muat. Menurut Irma, Pelindo II sebagai BUMN memiliki tanggung jawab untuk mensejehtarakan buruh-buruh di pelabuhan.

“Perusahaan-perushaaan di pelabuhan harus menganggap buruh sebagai aset bukan beban. Dalam kesempatan tersebut, Irma juga berharap Pelindo II untuk mempekerkan kembali 30 orang pegawai Pelindo II yang di-PHK sepihak,” pinta Irma, seperti dilansir poskotanews.com.

Agenda Mendesak

Ketua Umum Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM), Nurtakim, mengatakan, peningkatan kompetensi para buruh bongkar muat pelabuhan merupakan agenda mendesak dalam rangka menghadapi diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“STKBM mengharapkan dukungan dari semua stakeholders di Pelabuhan Tanjung Priok baik Otoritas Pelabuhan, Pelindo II, APBMI maupun koperasi,” ujar Nurtakim di sela-sela pembukaan Rapat Kerja STKBM tahun 2016.

Hadir dalam pembukaan rapat kerja tersebut Irma Suryani Chaniago (Anggota Komisi IX DPR RI), Dede R Martin (Plt Dirut Pelindo II), Juswandi Kristanto (Ketua DPW APBMI DKI Jakarta), Marlen Manurung (Kabidlala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok), serta H Suparmin (Sekretaris Koperasi Sejahtera TKBM Tanjung Priok). Raker diikuti 70 orang peserta perwakilan dari 2600 TKBM yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok.

Marlen manurung, Kabid Lala mewakili Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok berharap STKBM bisa terus bersinergi dengan semua stakeholders, menjaga kondusifitas di pelabuhan.

Pelaksana tugas (Plt) Dirut Pelindo II Dede R Martin, berharap STKBM bisa melaksanakan program-program kerjanya sehingga peningkatan kompetensi buruh pelabuhan bisa terwujud.

Pelindo II mengapresiasi upaya STKBM dalam meningkatkan kompetensi para buruh tersebut mengingat tantangan pengelolaan pelabuhan ke depan sarat dengan kemajuan teknologi. Ditambah lagi dengan diberlakukannya MEA, yang artinya semua pekerja dari negara-negara ASEAN bisa bekerja di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here