Hak Pengelolaan Pelabuhan Soeta Umum Milik Pelindo VI

0
83
Kapal pesiar MS Sea Princess Cruises bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta, Minggu (24/9/2017). Kapal ini membawa 2030 wisatawan dari berbagai negara (Muhammad Abdiwan / Tribun Timur)

Makassar – (suaracargo.com)

Direktur Fasilitas dan Peralatan Pelabuhan PT Pelindo IV, Farid Padang angkat bicara terkait surat edaran Otoritas Pelabuhan Utama Makassar yang menetapkan terminal curah pada dermaga 150 meter dimana PT Pelindo IV telah menginvestasi Harbour Mobile Crane (HMC) untuk digunakan seyogianya semua yang beroperasi di situ wajib menggunakan fasilitas tersebut.

“Dalam aturan penetapan 1 terminal jika sudah dideklarasi sebagai terminal curah kering maka semua fasilitas dan peralatan harus dipenuhi dan secara otomatis daerah tersebut akan menjadi single PBM (Perusahaan Bongkar Muat) yaitu Cabang Makassar sebagai pemilik terminal,” kata Farid yang dihubungi, Kamis (5/10/2017).

Beberapa perusahaan dan asosiasi kepelabuhanan keberatan karena selama ini mereka memiliki PBM dan ingin menggunakan PBM-nya sendiri.

“Kenapa kami yang harus sebagai PBM karena kami tidak semata namun meningkatkan level of service kalau tidak izin pengelola pelabuhan umum, bisa dicabut. Kita tunduk pada aturan karena kita bayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan konsesi sedangkan kalau swasta yang lakukan belum tentu konsesi dan PNBP ke negara di bayar,” katanya.

Apakah Pelabuhan Soekarno Hatta untuk umum?

“Memang dermaga Soekarno dan Hatta itu pelabuhan umum benar namun hak pengeloalaan diberikan kepada operator pelabuhan dalam hal ini badan usaha pelabuhan yaitu Pelindo IV,” jelasnya, seperti dilansir tribun-timur.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY