Hasil Audit BPK : Pelindo II Tidak Lakukan Pelanggaran

0
161
ilustrasi handling peti kemas (industri.bisnis.com)

Jakarta – (suaracargo.com)

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam hasil auditnya tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Pelindo II terhadap proses perpanjangan kontrak pengelolaan PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dengan Hutchison Port Holding (HPH). Hasil audit tersebut telah diserahkan kepada Pelindo II melalui surat No. 48/AUDITAMA VII/PDTT/12/2015 tanggal 1 Desember 2015 terkait UU No. 17/2008 tentang Pelayaran. BPK hanya meminta kepada Pelindo II untuk segera mengambil alih kontrol manajemen di PT JICT.

Direktur Utama Pelindo II R.J Lino mengatakan, permintaan BPK tersebut sejatinya telah sesuai dengan proses perpanjangan kontrak JICT. Pelindo II kini menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 50,9%, Hutchison Port Holding (HPH) 49% dan Kopegmar sebesar 0,1%.

“Jadi rekomendasi BPK terkait audit perpanjangan kontrak JICT sesungguhnya sudah dijalankan oleh Pelindo II sejak awal,” ujar RJ Lino dalam keterangan pers yang dilansir maritimedia.com, Rabu (16/12).

Secara de facto, kata Lino, Pelindo II telah menjadi pemegang saham mayoritas di JICT sejak 6 Juli 2015. Hal ini telah ditindaklanjuti dengan perubahan direksi dan dewan komisaris sesuai amendemen para pemegang saham JICT.

Lino menjelaskan proses peralihan saham di JICT memang membutuhkan waktu sejalan dengan ketentuan yang ada di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Sesuai persyaratan di BKPM, pemegang saham telah menyerahkan circular resolution pada 24 November 2015 dan telah ditandatangani oleh para pemegang saham tersebut di atas.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY