Imlek, 9.500 Warga Tionghoa Tinggalkan Batam Lewat Pelabuhan Sekupang

    0
    202
    Sejumlah penumpang tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Batam, Kamis (15/8/2013). Pada H+7 penumpang arus balik masih cukup padat di sejumlah pelabuhan di Batam. (Tribun Batam/Argianto DA Nugroho)

    Puncak arus mudik Imlek 2018 di Pelabuhan Domestik Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dinyatakan berakhir hari ini, Kamis (15/1/2018).

    Data Pelabuhan Domestik Sekupang menyebutkan, hampir 9.500 warga Tionghoa meninggalkan Batam melalui pelabuhan ini.

    Kasatker Pelabuhan Domestik Sekupang, Suherman mengatakan, puncak arus mudik Imlek terjadi pada Rabu (14/2/2018). Saat itu, sedikitnya 7.000 penumpang meninggalkan Batam.

    “Ada 7000 penumpang yang keluar dari Batam kemarin. Untuk armada sendiri Dumai Ekspres turunkan tujuh kapal dan Batamjet tiga kapal,” kata Suherman, Kamis (15/2/2018).

    Untuk hari ini, Kamis (15/2/2018), Suherman memprediksi 5.000 penumpang akan meninggalkan Batam. Untuk armada, Dumai Ekspres menyiapkan enam kapal dan Batam Jet dua kapal.

    “Dilihat dari jumlah arus kemarin dan hari ini, rata-rata penumpang yang memadati pelabuhan, bertujuan ke Selat Panjang, Kabupaten Meranti, Riau. Dan sebagian ke Dumai,” ungkap Suherman.

    “Sedikitnya sekitar 9.500 warga Tionghoa yang keluar Batam dalam dua hari ini dan selebihnya warga biasa yang mungkin hanya sekedar jalan-jalan dan liburan,” tuturnya.

    Kepala Pos Syahbandar Pelabuhan Domestik Sekupang Trino Palapa mengatakan, jumlah penumpang pada arus musdik Imlek tahun ini menurun 20 persen dibanding tahun lalu.

    “Tahun lalu mulai dari H-3 hingga H-1 ada puluhan ribu penumpang yang memadati Pelabuhan Domestik Sekupang ini. Tahun ini hingga arus puncak H-1, hanya belasan ribu saja,” ungkap Trino.

    Hal serupa disampaikan oleh Manajer Operasional Batamjet, Jefri. Ia mengatakan, tahun ini terjadi penurunan penumpang hingga 40 persen.

    “Tahun lalu sebulan menjelang perayaan Imlek sudah ramai yang booking tiket, tapi sekarang seminggu menjelang Imlek saja masih sepi,” ucapnya, seperti dilansir kompas.com.

    Bahkan tahun lalu, Batamjet sudah menurunkan tiga kapal dari H-5, sementara tahun ini H-2 baru pakai tiga kapal.

    Penulis: Kontributor Kompas Batam, Hadi Maulana
    Editor: M. Nahar

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here