Indonesia Siap Terima Bantuan ADB, Kata Wapres

0
419
Maket pembangkit listrik berbahan bakar compressed natural gas (CNG) diperlihatkan pada pameran infrastruktur berskala internasional, Indonesia Infrastructure Week 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2014). Pameran infrastruktur terbesar di Indonesia ini menyorot empat sektor yang paling membutuhkan perhatian penting dari pemerintah dan pemain industri, yaitu bandara dan penerbangan, teknologi, informasi dan komunikasi (TIK), konstruksi, serta infrastruktur. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Maket pembangkit listrik berbahan bakar compressed natural gas (CNG) diperlihatkan pada pameran infrastruktur berskala internasional, Indonesia Infrastructure Week 2014 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2014). Pameran infrastruktur terbesar di Indonesia ini menyorot empat sektor yang paling membutuhkan perhatian penting dari pemerintah dan pemain industri, yaitu bandara dan penerbangan, teknologi, informasi dan komunikasi (TIK), konstruksi, serta infrastruktur. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Jakarta – (suaracargo.com)

Indonesia siap menerima bantuan Asian Development Bank, ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK. Menurut JK, bantuan ADB bisa mengurangi beban pemerintah membangun Indonesia.

“Kita lebih ingin bantuan itu bisa membantu. Jadi langsung ke PLN atau pembangunan pelabuhan,” kata JK kepada wartawan di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin, (1/12/2014), sebagaimana dilansir tribunnews.com.

JK juga memastikan, bantuan yang diberikan ADB itu akan disalurkan pemerintah ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bank-bank pemerintah atau langsung untuk pembangunan proyek seperti infrastruktur jalan, pelabuhan.

Menurutnya, kebutuhan Indonesia untuk membangun pembangkit listrik puluhan ribu watt sudah sangat mendesak. JK tak menyangkal Indonesia mengalami krisisi listrik karena di sejumlah wilayah masih ada yang belum teraliri listrik.

Ia meyakini bahwa, untuk pembangunan pembangkit listrik, tak hanya ADB yang hendak memberikan bantuannya, tapi juga pihak lain seperti Jepang, dan Tiongkok.

Sebelumnya, Wakil Presiden ADB regional Asia Tenggara dan Asia Pasifik Stephen P Groff mengatakan bisa membantu pembangunan infrastruktur dan peningkatan ketahanan pangan saat mengunjungi JK.

Ia mengatakan awal 2015 mendatang, Presiden ADB Takehiko Nakao akan datang ke Indonesia untuk membicarakan komitmen-komitmen baru dengan Pemerintah Indonesia.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here