Infrastruktur di Pelabuhan Kalianget Banyak yang Rusak

0
664
MENUNGGU KORBAN: Dari kejauhan Pelabuhan Kalianget tampak oke-oke saja, tapi begitu diamati dari dekat, kondisi infrastrukturnya terlihat mengerikan. KM/AINUL ANWAR

Sumenep – (suaracargo.com)

Selama bertahun-tahun PT Pelindo III terkesan membiarkan infrastruktur Pelabuhan Kalianget dalam kondisi rusak parah. Kesan itu jelas terlihat di beberapa titik lokasi dalam kawasan pelabuhan. Salah satunya di areal dermaga. Berdasrkan pengamatan Kabar Madura, tiang-tiang penyangga dermaga sudah doyong dan hampir roboh akibat terus menerus tergerus air laut.

Menurut informasi yang diungkapkan Syarkawi, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Kalianget, ada beberapa titik bagian dermaga yang hanya diikat dengan tambang untuk menahan supaya tidak ambruk. Padahal setiap saat ada kapal dan perahu yang bersandar.

Perlu sekali diketahui, Pelabuhan Kalianget tersebut merupakan satu-satunya pelabuhan berskala nasional di wilayah Kabupaten Sumenep. Pelabuhan itu juga merupakan sarana vital bagi transportasi di sana. Bisa dibilang, pelabuhan tersebut adalah satu-satunya sarana untuk menyeberangkan orang maupun barang dari Sumenep Daratan menuju Sumenep Kepulauan, dan sebaliknya

“Itu mengancam keselamatan jiwa penumpang yang naik atau turun dari kapal. Bahkan untuk dermaga di ujung utara kondisinya miring karena tiang penyanggahnya sudah putus. Sekarang hanya diikat dengan tali,” tuturnya kepada Kabar Madura.

Syarkawi melanjutkan, selama ini pemilik perahu di Pelabuhan Kalianget mengeluh karena ketika ada kapal besar bersandar, maka perahu nelayan harus menyingkir dulu, cukup jauh ke tengah laut. Sebab sudah tidak memungkinkan untuk dipakai bersama.

Semuanya Tergantung Pusat

Selain itu, perahu-perahu kayu yang hendak bersandar harus menunggu giliran. Padahal menurutnya, setiap perahu yang bersandar harus membayar kepada pihak Pelindo III, tapi sarana prasarana pelabuhan kurang diperhatikan.

“Padahal income PT Pelindo III selama ini sangat besar sekali, tapi fasilitas kurang diperhatikan. Dermaga Pelindo III ini merupakan pelabuhan nasional yang menjadi tempat bersandar kapal besar tujuan pulau Kangean, Masalembu dan Sapeken Serta Situbondo,” beber dia.

“Setiap tahun kapal dan perahu bertambah, tapi PT Pelindo III sebagai pengelola pelabuhan tidak pernah memperluas dermaga,” gerutu Syarkawi lebih lanjut.

Menanggapi hal itu, Manajer PT Pelindo III Kalianget Sumenep Indra Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki fasilitas dermaga yang sudah rusak bertahun-tahun.

“Semuanya tergantung kebijakan pihak direksi di jajaran PT Pelindo pusat. Semua yang mengatur anggarannya dari pusat. Tapi kami sudah mengirim surat ke direksi dan masih menunggu jawaban direksi,” dalihnya.

Indra mengaku, perbaikan untuk Pelabuhan Kalianget, solusinya antara diperluas atau hanya diperbaiki. “Kalau kerusakannya sejak kami masuk ke sini sudah rusak. Makanya kami sudah merespon dengan membuat nota dinas,” tukasnya.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here