Investor Jepang Siap Rampungkan Proyek Pelabuhan Patimbang Tahap 1

0
281
Pelabuhan Patimban (jurnas.com)

Nusa Dua – (suaracargo.com)

Investor Jepang siap merampungkan proyek Pelabuhan Patimban tahap I senilai Rp 13 triliun sesuai jadwal pada 2019. Jepang juga memastikan pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta tahap I senilai Rp 16 triliun dan kereta api (KA) semi cepat Jakarta-Surabaya senilai Rp 50 triliun tidak molor.

Kepastian itu diperoleh setelah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggelar pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Takao Makino di sela acara Asia Europe Meeting-Transport Ministers Meeting (ASEM-TMM) ke-4 di Nusa Dua, Bali, Rabu (27/9).

Dalam pertemuan tersebut, Menhub Budi Karya Sumadi memastikan tiga proyek infrastruktur kerja sama dengan Jepang akan berjalan lancar. “Hari ini saya bertemu dengan Mr Makino dan membahas tiga proyek infrastruktur yaitu mass rapid transit (MRT) Jakarta, Pelabuhan Patimban, dan kereta api (KA) semi cepat Jakarta-Surabaya. Secara spesifik saya sampaikan ketiga proyek tersebut berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” ujar dia.

Menhub juga menjelaskan, progres pengerjaan ketiga proyek tersebut. Untuk proyek Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, berbagai masalah sudah bisa diatasi sehingga pembangunannya dapat diselesaikan sesuai rencana. Pembangunan Pelabuhan Patimban tahap I akan diselesaikan secara bertahap dan mulai dioperasikan pada Maret 2019.

Pelabuhan Patimban adalah proyek strategis nasional yang diinisiasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kancah perdagangan internasional. Pelabuhan Patimban direncanakan untuk melayani bongkar muat peti kemas dan kendaraan dengan kapasitas kontainer sebanyak 7,5 juta twenty foot equivalent units (TEUs) dan kendaraan sebanyak 600.000 kendaraan.

Pemerintah juga berencana menerapkan lelang untuk menentukan operator Pelabuhan Patimban. Setidaknya sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan minat untuk mengelola pelabuhan itu, yaitu PT Pelindo II, Toyota Motor Corporation, dan Mitsubishi Motors Corporation.

Sedangkan MRT tahap I akan selesai sesuai jadwal dan dapat dioperasikan pada awal 2019. “Berkaitan dengan proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, kami sudah sepakat untuk menyelesaikan studinya paling lambat pertengahan November,” papar Menhub, seperti dilansir beritasatu.com.

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here