Jalan Nasional Palembang – TAA Sebagian Besar Sudah Beraspal Mulus

0
166

Banyuasin – (suaracargo.com)

Jelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1438 H kondisi jalan Nasional Palembang- Pelabuhan Tanjung Api Api (TAA) terus berbenah. Jalan yang membentang sepanjang 68 KM itu kini sebagian besar telah beraspal mulus meski sisanya masih ada yang dalam kondisi rusak.

Pantuan Tribun, kondisi jalan dari Palembang dalam kondisi baik hingga memasuki kilometer 28 tepatnya memasuki kecamatan Tanjung Lago. Selanjutnya, pada kilometer 29 hingga kilometer 52 masih terlihat kerusakan jalan yang terjadi akibat pecahnya jalan cor.

Sekalipun kerusakan hanya berada di beberapa titik, kondisi itu cukup menghambat laju kendaraan. Selanjutnya, akses jalan kembali mulus sepanjang 16 kilometer hingga ke pintu masuk pelabuhan TAA.

“Jalan sudah lumayan mulus, tidak separah dulu, banyak perbaikan di beberapa titik, Palembang – TAA bisa tembus satu jam menggunakan mobil kecil ,” ungkap Hodri (38) sopir angkutan barang dibincangi Tribun di Pelabuhan TAA, Minggu (04/06/2017).

Pria yang rutin menyebrang ke pulau Bangka itu menambahkan, kerusakan jalan kini tinggal belasan kilometer. Kerusakan jalan berupa keretakan jalan cor itu pun dirasakan tidak begitu parah.

Pada tahun lalu, mobilnya berulangkali mengalami kendala diperjalanan Palembang – TAA, mulai dari pecah ban, hingga patah as. Kondisi itu tentu membuat waktu perjalanan semakin lama, belum lagi menunggu antrian kapal.

” Kalau dahulu jangan ditanya, Palembang- TAA saja pernah nginep dijalan, sudah jalanan rusak parah, mana gelap pula, pokoknya lengkap penderitaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, H Supriadi SE MStr menyampaikan kondisi Jalan Nasional Palembang- TAA kini dalam kondisi 75 persen baik.

Hal itu karena telah dilakukan perbaikan akses jalan selama beberapa bulan terakhir.

“Alhamdullilah Jalan Palembang – TAA sejak awal tahun 2017 ini telah banyak mengalami perbaikan, saat ini kondisinya sudah 75 persen baik, mudah mudahan dapat membantu kelancaran arus mudik dan balik nanti,” ungkapnya.

Ia menyampaikan perbaikan akses jalan dengan penambahan lapisan aspal menyeluruh dilakukan pada titik yang sebelumnya mengalami kerusakan jalan terparah.

Sementara beberapa titik yang rusak yang belum tersentuh perbaikan sepanjang 23 kilometer akan diupayakan perbaikan tambal sulam.

Menurutnya, dua tahun terakhir kondisi jalan penghubung Palembang ke TAA yang rusak memang banyak dikeluhkan para pemudik dan penguna jalan. Kondisi itu membuat pihaknya terus melaporkan kepada pihak Balai Besar hingga akhirnya ada perbaikan jalan bersumber dana dari APBN.

“Selain perbaikan jalan kami juga telah mengajukan pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) dan kini terpasang, namun sayang pengecekan terakhir kami mendapati banyak komponen lampu jalan hilang dicuri orang,”jelasnya

LPJU bertenaga Surya yang merupakan bantuan kementrian perhubungan yang telah terpasang hingga tahun ini mencapai ratusan unit. LPJU itu ditempatkan di daerah daerah sepi serta perempatan jalan untuk membantu kelancaran arus lalu lintas terutama pada malam hari.

Akibat pencurian tersebut mayoritas LPJU kini tidak lagi dapat berfungsi sama sekali bahkan hanya jadi pajangan. Komponen LPJU yang hilang merupakan komponen terpenting berupa Solar Cell dan Batre yang berfungsi sumber tenaga.

” Kami terus terang malu untuk mengajukan pemohonan LPJU, sementara LPJU yang ada tidak dijaga, apalagi data kami ada 70an unit yang hilang artinya hanya tinggal sedikit yang bisa menyala,” jelasnya

Ia mengharapkan peran serta masyarakat untuk dapat menjaga aset negara yang telah ada dilingkungan masing masing. Apalagi keberadaan LPJU cukup membantu kelancaran lalu lintas baik bagi warga pendatang dan warga setempat.

Penulis: Yohanes Tri Nugroho
Editor: Muhamad Nahar

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY