Jelang MEA, Komisi V Tinjau Kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak

0
259
Suasana di Pelabuhan Tanjung Perak (id.wikipedia.org)

Surabaya – (suaracargo.com)

Komisi V DPR RI meninjau pelabuhan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Provinsi Jawa Timur, Jumat (30/9) dalam rangka memantau persiapan pelabuhan ini dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. Selain itu, Komisi V juga menyoroti permasalahan dwelling time.

“Empat pelabuhan besar Indonesia masih kalah dibanding Malaysia. Kita masih berada di urutan 82,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR Michael Wattimena, saat memimpin pertemuan antara Komisi V dengan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Direktur Operasional Pelabuhan Tanjung Perak, Direksi Pelindo III, Balai Besar Jalan Nasional, Basarnas, hingga BMKG.

Politisi Partai Demokrat itu memastikan, pihaknya juga akan meninjau fasilitas, infrastruktur dan SDM pelabuhan sebagai bagian dari kesiapan pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dalam menghadapi MEA.

posko-garut

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya, Chandra Irawan mengatakan, di Terminal Petikemas Surabaya, sekarang ada Satgas untuk mengurangi dwelling time.

Chandra juga menambahkan, saat ini dwelling time di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya masih berada di angka 4,9 hari.

“Ditargetkan seminggu ini, dwelling time ada penurunan signifikan,” imbuh Chandra, seperti dilansir rmol.co.

Kunjungan kerja spesifik ini juga diikuti oleh Anggota Komisi V DPR, diantaranya Sudjadi dan Sadarestuwati dari F-PDI Perjuangan, Gatot Sudjito (F-PG), Nizar Zuhro (F-Gerindra).

Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY