Jelang Natal, Petugas Perketat Keamanan di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk

    0
    485
    Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (industri.bisnis.com)

    Banyuwangi – (suaracargo.com)

    Dalam rangka pengamanan perayaan dan libur Natal 2016 dan Malam Tahun Baru 2017 di Banyuwangi Provinsi Jatim khususnya dan Pulau Bali umumnya, maka Pelabuhan (penyeberangan) Ketapang-Gilimanuk dan kawasan pesisir Pantai Blambangan saat ini dijaga ketat tim gabungan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan unsur pengamanan lainnya.

    Sebanyak 840 personel diterjunkan guna mengantisipasi menyusupnya teroris yang berupaya mengganggu kondisi kamtibmas di Pulau Dewata yang menjadi salah satu daerah tujuan (destinasi) wisata internasonal. Selain dilengkapi dengan senjata api dan peralatan antihuru-hara, diterjunkan pula personel khusus penembak jitu (sniper) beserta unit anjing pelacak (K9).

    “Karena selain dari arah timur di Pelabuhan Padang Bai atau Gili Trawangan di Pulau Bali-Lembar di Pulau Lombok, maka pintu keluar masuk ke dan dari Pulau Bali dari sisi barat adalah melalui penyeberangan kapal feri di Ketapang (Banyuwangi, Jatim)-Gilimanuk (Jembrana, Bali). Makanya pengamanan dalam Operasi Lilin Semeru 2016 di kawasan pelabuhan dan pantai tersebut ditingkatkan,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto, memimpin apel pasukan yang dihadiri Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), di lapangan parkir Pelabuhan ASDP Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Kamis (22/12).

    Forpimda tersebut antara lain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Danlanal Letkol (P) Nazarudin, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arh) Robby Bulan, Kajari Banyuwangi AA Andyana, serta General Manager ASDP Ketapang M Yusuf Hadi.

    Menurut Kapolres, pengamanan (PAM) itu sendiri mulai digelar, Jumat (23/12) hingga Senin (2/1) tahun depan. Par petugas disebar di 17 Pos PAM dengan titik berat di Pelabuhan Ketapang dan daerah pesisir serta gereja-gereja yang menggelar prosesi ibadah Natal.

    “Untuk Pos PAM di tepi jalan ada 11 unit yang berfungsi untuk memantau serta membantu kelancaran arus lalu lintas. Sedangkan enam Pos PAM lainnya kita tempatkan di kawasan wisata guna memberi rasa aman dan nyaman warga masyarakat yang merayakan Natal dan liburan akhir tahun,” ujar AKBP Agus Yulianto yang mantan Kapolres Malang itu, seperti dilansir beritasatu.com.

    Diakuinya, khusus kendaraan dan orang yang menyeberang ke Bali via Pelabuhan Ketapang, akan diperiksa secara teliti. Ini mengingat beberapa hari terakhir Densus 88 Anti Teror Mabes Polri telah mengamankan sejumlah terduga teroris dari beberapa kota yang menargetkan peledakan bom di Pulau Bali. Selain itu, petugas juga memberikan pehatian khusus pada PAM sejumlah obyek vital lainnya, seperti perbankkan, Depo Pertamina, terminal maupun Bandara Banyuwangi. “Jadi alat transportasi mulai udara, laut dan darat turut pula masuk prioritas pengamanan kita, selain gereja yang menggelar misa Natal,” tambahnya.

    Untuk Banyuwangi, terdapat 130 gereja. Gereja besar dengan kapasitas sekitar 150 orang jemaat akan diamankan 10-15 personel gabungan. Jika gerejanya relatif kecil berkapasitas 50 orang akan dijaga 2-3 personel saja, plus petugas PAM internal gereja. “Keberadaan unit K9 kita fungsikan untuk mengendus kendaraan yang keluar-masuk kapal. Anjing yang telah dibekali keahlian khusus ini mengendus benda mencurigakan, mulai bahan peledak hingga narkoba itu juga kita tempatkan di gereja tertentu,” ujar Kapolres.

    Don't be shellfish...Tweet about this on TwitterShare on Google+Share on FacebookPin on PinterestShare on LinkedInEmail this to someone

    NO COMMENTS

    LEAVE A REPLY